Program Pesantren Sehat, Dinkes Sampang Targetkan Pondok Bebas Skabies dan TBC

  • 20 Jun 2026 17:29 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Penularan penyakit menular berbasis lingkungan masih menjadi tantangan besar di lingkungan pondok pesantren wilayah Kabupaten Sampang. Kepadatan hunian dan kebiasaan santri yang saling berbagi barang personal memicu tingginya kasus penyakit kulit seperti skabies hingga infeksi saluran pernapasan seperti Tuberkulosis (TBC).

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes KB Sampang, Agus Mulyadi, mengungkapkan bahwa penyakit kulit jenis skabies (gudik) serta diare dan TBC sudah menjadi hal yang umum dikeluhkan di kalangan santri. Pola interaksi dan perilaku hidup bersih yang belum terbentuk secara mandiri menjadi pemicu utamanya.

"Biasanya santri baru itu sering mengeluh gatal-gatal di tangan dan di sela-sela jari. Ini penyakit yang sudah umum di pondok, bahkan ada kelakar kalau belum gatal-gatal belum ke pondok katanya. Tapi kebiasaan ini harus kita ubah," ujar Agus Mulyadi pada program Indonesia Sehat, Jumat 19 Juni 2026.

Agus menjelaskan, penularan skabies terjadi akibat kebiasaan para santri yang kerap membuang sampah sembarangan, memakai air bersih secara tidak higienis, serta saling bertukar perlengkapan pribadi seperti selimut, pakaian, hingga kasur secara bersamaan.

Di samping skabies, penyakit TBC juga menjadi tantangan yang tidak kalah berat. Banyaknya bangunan asrama santri yang dinilai masih kekurangan pencahayaan matahari serta tidak memiliki sistem ventilasi udara yang representatif mempercepat potensi penularan bakteri.

"TBC juga menjadi tantangan. Kalau kita lihat, pondok itu kadang perumahannya kurang cahaya dan kurang ventilasi. Hal-hal seperti ini yang nanti akan kita ubah," tegasnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Melalui program Pesantren Sehat dan pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren), Dinkes KB Sampang berupaya memutus rantai penularan ini. Kemandirian santri di targetkan tumbuh agar mereka tidak lagi bergantung sepenuhnya kepada Puskesmas atau klinik terdekat saat menghadapi masalah kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....