Cegah PMK, Peternak Bangkalan Minta Screening Sapi

  • 03 Feb 2026 12:42 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan – Kekhawatiran terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali mencuat di kalangan peternak Bangkalan. Seorang peternak asal Kecamatan Galis, Syahril Abdillah, meminta pemerintah memperketat screening sapi yang masuk ke Madura sebagai langkah pencegahan agar wabah tidak kembali merugikan peternak.

Syahril mengungkapkan keresahannya setelah sejumlah sapi di lingkungannya terserang PMK pada awal Januari 2026. 

BACA JUAG: Kasus PMK di Jatim Meningkat, Vaksinasi Kembali Digencarkan

“Beberapa sapi sakit, sehingga harga jual anjlok drastis dari Rp20 juta menjadi hanya sekitar Rp3,5 juta karena terpaksa disembelih,” ujarnya kepada RRI.co.id. Selasa, 3 Februari 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak peternak memilih menjual sapinya lebih awal karena khawatir risiko kerugian semakin besar. Akibatnya, kandang-kandang di sekitar lokasi kini banyak yang kosong.

Syahril berharap pemerintah tidak hanya mengandalkan vaksinasi, tetapi juga memperketat screening terhadap perpindahan sapi dari Jawa ke Madura. 

“Kasihan petani kalau setiap tahun, apalagi menjelang Idul Adha, harus menghadapi penyakit yang merugikan. Padahal momen itu sangat diharapkan peternak,” ucapnya.

Ia menekankan, langkah pencegahan yang lebih ketat akan membantu menjaga keberlangsungan usaha peternak sekaligus memastikan stok sapi tetap tersedia menjelang hari besar keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....