Sempat Ditutup, Jalan Kembar Bangkalan Dibuka Kembali
- 05 Des 2025 13:04 WIB
- Sampang
KBRN, Bangkalan: Jalan Kembar atau Jalan Kinibalu di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, yang menjadi akses menuju Wisata Religi Syaikhona Moh. Kholil, Jum’at pagi (5/12/2025) akhirnya dibuka kembali setelah sempat ditutup sejak 1 Desember 2025 oleh pemilik lahan, H. Moh Yasin Marsely. Jum’at pagi (5/12/2025)
Penutupan jalan dilakukan sebagai bentuk protes atas tuntutan Yasin terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terkait pembayaran ganti rugi tanah miliknya yang digunakan untuk pembangunan jalan.
BACA JUGA: Pemilik Tanah Protes, Jalan Kembar Bangkalan Ditutup
Petugas Lingkungan Hidup (LH) turun tangan melakukan normalisasi dengan menggunakan alat berat dan mobil sampah untuk membersihkan tanah yang dijadikan pemblokiran. Setelah proses pembersihan, akses jalan kembali normal dan masyarakat sudah dapat melintas seperti biasa.
Penutupan Jalan Kembar yang dilakukan sejak Senin siang (1/12/2025) sempat menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya bus pariwisata yang tidak bisa melintas dan harus mencari jalur alternatif.
BACA JUGA: Jalan Kembar Ditutup, Pemilik Tanah Tunggu Putusan Hukum
Yasin menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk protes atas ketidakjelasan ganti rugi dan dugaan adanya indikasi korupsi dalam pengelolaan lahan.
“Ini jelas jalan umum, tapi caranya tidak umum. Penutupan akan terus saya lakukan sampai ada keputusan dari aparat penegak hukum,” ujar Yasin, Selasa (2/12/2025).
BACA JUGA: Sengketa SDN Lerpak, Sekolah Dibuka Disambut Haru Guru
Ia juga mengingatkan bahwa kasus serupa sudah pernah muncul sejak awal 2000-an, bahkan sempat diklaim sebagai tanah Perhutani. Namun setelah ditelusuri hingga pusat, ternyata lahan tersebut bukan milik Perhutani.
“Bukan hanya penyerobotan, tapi ada indikasi korupsi,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....