Melestarikan Pesut Mahakam lewat Tindakan Sederhana

  • 22 Feb 2026 16:33 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Pesut Mahakam adalah mamalia air tawar endemik Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, yang kini tersisa hanya sekitar 60–66 ekor. Populasi yang kritis ini menuntut keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda, untuk menjaga kelangsungan hidupnya.

Anggota Komunitas Save Pesut Mahakam, Arief Rahmat, saat menjadi narasumber dalam obrolan SPADA Sabtu, 21 Februari 2026, kontribusi anak muda tidak harus dimulai dari program besar, melainkan bisa lewat tindakan sederhana yang berdampak nyata.

Langkah paling konkret, kata Arief, adalah menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Aktivitas sederhana ini sangat membantu kelangsungan hidup pesut, yang kerap terdampak oleh pencemaran dan sampah di sungai.

"Khusus untuk anak-anak muda yang di sekitar desa-desa Habitat Pesut Mahakam sih bisa tidak buang sampah sembarangan aja dulu. Itu salah satu salah satu cara paling konkret ya." katanya.

Selain itu, anak muda juga dapat mengedukasi teman sebaya di desa-desa sekitar habitat pesut agar ikut melestarikan satwa langka tersebut. Salah satu perhatian utama adalah kegiatan memancing, yang jika dilakukan sembarangan dapat membahayakan pesut.

“Teman-teman pasti ada yang suka mancing, tapi enggak tahu ini di daerah ada pesutnya atau tidak. Takutnya nanti kailnya kesangkut sama pesut,” katanya, menjelaskan.

Menurutnya, dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengedukasi lingkungan sekitar, anak muda sudah dapat berkontribusi langsung untuk menjaga keberlangsungan hidup Pesut Mahakam. Langkah sederhana ini menjadi fondasi penting bagi upaya konservasi yang lebih luas di masa depan.

Rekomendasi Berita