Halo RRI: Masyarakat Keluhkan Dua Ruas Jalan Rawan Kecelakaan

  • 26 Jan 2026 10:49 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Warga Karang Asam, Kota Samarinda, mengeluhkan kondisi lalu lintas di dua ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan dan meminta pemerintah daerah segera melakukan kajian penanganan.

Keluhan tersebut disampaikan Muhammad Ibrahim dalam dialog Halo RRI, Senin 26 Januari 2026 pagi. Ia menyoroti kondisi Jalan Sirad Salman, tepatnya di sekitar belokan dekat rumah jabatan Ketua DPRD, yang dinilai berbahaya bagi pengendara.

“Di Jalan Sirad Salman itu hampir dua kali ada belokan, banyak pengendara tidak pakai lampu sein, saya hampir tertabrak saat lewat situ,” ucap Muhammad Ibrahim dalam dialog tersebut.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi di Jalan Pahlawan, kawasan Pasar Segiri, yang kerap digunakan pengendara untuk memotong jalur. Menurutnya, praktik tersebut terjadi hampir setiap hari dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Di Jalan Pahlawan Pasar Segiri itu banyak orang motong jalan, harusnya ditutup. Sehari mungkin ratusan yang lewat situ,” ujar Muhammad Ibrahim.

Ia menilai persoalan di dua ruas jalan tersebut sudah lama dikeluhkan warga. Bahkan, menurutnya, keluhan serupa kerap terdengar dalam perbincangan masyarakat di sekitar lokasi.

“Kalau kita duduk di warung, keluhannya pasti di situ saja, di dua jalan itu,” katanya.

Muhammad Ibrahim mengaku dirinya dan keluarganya sering melintasi kawasan tersebut sehingga merasakan langsung risiko yang ada. Ia menyebut anaknya juga beberapa kali hampir mengalami kecelakaan saat melintas menuju Pasar Segiri.

“Anak saya juga sering kena di situ karena setiap hari ke pasar,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah Kota Samarinda melalui dinas terkait, khususnya perhubungan, dapat segera mengagendakan kajian dan penanganan terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, keberadaan layanan pengaduan atau call center perhubungan seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menindaklanjuti laporan warga.

“Kalau bisa dikaji oleh pihak terkait. Kami sebagai masyarakat takut terjadi kecelakaan,” ucap Muhammad Ibrahim.

Warga berharap pemerintah kota, baik wali kota maupun wakil wali kota, dapat mendengar aspirasi tersebut dan mengambil langkah konkret demi meningkatkan keselamatan lalu lintas di kawasan rawan kecelakaan tersebut.

Rekomendasi Berita