Gubernur Kaltim: Nuzulul Quran Momentum Perkuat Nilai Keimanan
- 08 Mar 2026 07:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda: Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menghadiri peringatan malam Nuzulul Quran yang digelar di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Sabtu malam 7 Maret 2026. Kegiatan tersebut dirangkai dengan buka puasa bersama dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia mengatakan, peristiwa turunnya Al-Quran menjadi pedoman hidup bagi umat manusia, khususnya bagi orang-orang yang bertakwa.
“Peringatan Nuzulul Quran ini menjadi momentum yang luar biasa. Al-Quran merupakan kitab suci yang diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia dan tidak ada keraguan di dalamnya bagi orang-orang yang bertakwa,” ujar Rudy.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah yang hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, pemerintah provinsi juga memberikan penghargaan kepada pengurus Masjid Islamic Center Samarinda yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.
Rudy menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan serta pembinaan generasi Qurani di daerah. Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan akhlak masyarakat.
“Kami meyakini bahwa kemajuan pembangunan harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan akhlak. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi Qurani,” ucapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para ulama, qori dan qoriah serta masyarakat yang terus menghidupkan nilai-nilai Al-Quran di Kalimantan Timur. Menurutnya, kecintaan terhadap Al-Quran akan melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Jika ulama dan umara dapat berkolaborasi bersama, ulama menjaga akhlak masyarakat dan pemerintah menjaga kesejahteraan rakyat, maka kebersamaan ini akan menjadi kekuatan besar dalam membangun Kalimantan Timur,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kalimantan Timur apabila dalam pelaksanaan tugas pemerintahan terdapat kekurangan. Ia berharap momentum Ramadan dapat memperkuat kebersamaan serta meningkatkan keimanan masyarakat.