Fraksi Demokrat Samarinda Tangani Pemangkasan Anggaran dengan Bijak
- 19 Feb 2026 11:22 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kebijakan efisiensi anggaran serta pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat mendorong DPRD Kota Samarinda menyiapkan strategi untuk menjaga stabilitas keuangan daerah. Langkah ini juga diambil sebagai bentuk keprihatinan terhadap dampak yang ditimbulkan terhadap operasional lembaga dan kesejahteraan pegawai.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menyampaikan bahwa penurunan dana transfer dari pusat berdampak signifikan terhadap anggaran DPRD. Ia menilai kondisi tersebut memerlukan langkah mitigasi agar pelayanan dan operasional tetap berjalan.
Menurutnya, anggaran DPRD yang semula mencapai Rp120 miliar mengalami penurunan menjadi Rp117 miliar, lalu kembali dipangkas hingga tersisa sekitar Rp80 miliar. Penurunan tersebut dinilai cukup berat karena sejumlah kebutuhan operasional lembaga harus tetap terpenuhi.
Ia menjelaskan bahwa dengan pagu Rp80 miliar, beberapa item pekerjaan di lingkungan DPRD berpotensi tidak tertangani dengan baik. Kebutuhan seperti tenaga keamanan, petugas kebersihan, hingga konsumsi kegiatan dinilai sulit dipenuhi jika tidak dilakukan penyesuaian anggaran.
Sebagai bentuk keprihatinan, Fraksi Partai Demokrat mengambil langkah inisiatif dengan mengikhlaskan anggaran perjalanan dinas dan kegiatan sosialisasi peraturan daerah (SOSPER). Dana tersebut dialihkan untuk kebutuhan pokok Sekretariat DPRD agar operasional dasar tetap berjalan.
Langkah tersebut diambil agar masyarakat dan para pekerja pendukung di lingkungan DPRD tidak terdampak langsung oleh efisiensi anggaran. Fraksi Demokrat menilai tidak tepat jika pejabat melakukan perjalanan dinas sementara pegawai mengalami kesulitan pemenuhan kebutuhan kerja, ujarnya.
Ia menegaskan, pengalihan anggaran dilakukan sebagai upaya mitigasi agar fungsi pelayanan dan operasional tidak terganggu. Selain itu, kebijakan ini diharapkan menjaga stabilitas penggunaan anggaran sesuai peruntukannya.
Menurut Viktor Yuan, jika kondisi anggaran ke depan kembali longgar, maka pemanfaatannya akan dibahas bersama untuk kepentingan yang lebih luas. Penggunaan anggaran harus tetap mengedepankan efektivitas dan kepentingan masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa perjalanan dinas di masa mendatang diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk studi banding yang produktif serta menghasilkan manfaat nyata bagi pembangunan daerah. Hal tersebut penting agar setiap kegiatan membawa nilai tambah bagi Samarinda, katanya.
Langkah inisiatif Fraksi Partai Demokrat ini diharapkan menjadi contoh kepedulian dalam menghadapi keterbatasan fiskal sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran.