Dukung Swasembada Pangan BRMP Kaltim Tanam Perdana Padi

  • 01 Feb 2026 11:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Balai Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur melakukan tanam perdana padi di Kebun Percobaan Lempake sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi dan perluasan lahan pertanian.

Tanam perdana di akhir Januari 2026 tersebut menjadi momen penting karena lahan yang digunakan sebelumnya merupakan area yang belum termanfaatkan. Melalui upaya ini, BRMP Kaltim melakukan penambahan luas lahan sawah dengan memberdayakan lahan tidur agar produktif dan bernilai strategis bagi pengembangan pertanian.

Proses penanaman diawali dengan pencabutan bibit padi, yang melibatkan mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL) dari Universitas Mulawarman dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pindah tanam padi di area kebun percobaan.

Jenis padi yang ditanam adalah varietas Inpago 8, salah satu varietas padi unggul yang dikenal adaptif terhadap kondisi lahan kering atau padi gogo. Varietas ini cocok dikembangkan di wilayah dataran rendah hingga sedang, sehingga relevan dengan karakteristik lahan di Kalimantan Timur.

Kepala BRMP Kalimantan Timur, Dr. Akhmad Hamdan, S.Pt., M.P., menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan belum produktif ini merupakan bagian dari strategi memperluas areal tanam sekaligus meningkatkan produksi benih unggul. “Kegiatan ini menjadi langkah nyata BRMP Kaltim dalam mendukung swasembada pangan melalui optimalisasi lahan dan penerapan varietas padi unggul,” ujarnya.

Selain mendukung produksi pangan, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat ketersediaan bibit padi unggul di daerah. Hasil dari kebun percobaan diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi para penangkar padi di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tanam padi ini menjadi nilai tambah tersendiri. Para mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai tahapan awal budidaya padi, mulai dari pencabutan bibit hingga proses pindah tanam di lahan sawah.

Menurut kepala BRMP Kaltim, edukasi lapangan seperti ini penting untuk menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan langsung praktik budidaya padi di lapangan sebagai bekal di masa depan,” katanya.

Melalui tanam perdana padi di Kebun Percobaan Lempake, BRMP Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan sektor pertanian. Upaya ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menjadi model pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita