BRMP Kaltim Kembangkan Varietas Biomonas Dukung Swasembada Pangan
- 24 Jan 2026 13:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Upaya mewujudkan swasembada pangan terus diperkuat melalui pengembangan varietas unggul padi di Kalimantan Timur. Salah satunya ditandai dengan kegiatan Panen Padi Varietas Biomonas yang dilaksanakan di Kelompok Tani Rukun Sentosa, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Selasa 20 Januari 2026.
Panen padi Varietas Biomonas label kuning tersebut berasal dari BRMP Biogen Kementerian Pertanian dan dilaksanakan di lahan milik petani setempat, Sadikun. Hasil panen ini direncanakan tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga sebagai sumber benih padi bagi pengembangan pertanian di Kalimantan Timur.
Kegiatan panen turut dihadiri oleh tim fungsional Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur serta tim Pengawasan Benih Tanaman (PBT) UPTD BPSB Kaltim. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari upaya pengawalan mutu benih dan peningkatan produktivitas pertanian daerah.
Perwakilan BRMP Kaltim menyampaikan bahwa Varietas Biomonas memiliki sejumlah keunggulan agronomis yang menjanjikan. “Varietas Biomonas memiliki ketahanan terhadap busuk leher dan hawar daun, dengan potensi hasil yang tinggi sehingga sangat mendukung peningkatan produksi padi di Kalimantan Timur,” ujar salah satu tim fungsional BRMP Kaltim, Dr. Ludy di sela kegiatan panen.
Secara teknis, Varietas Biomonas dikenal memiliki jumlah anakan produktif mencapai 20–25 anakan per rumpun, bentuk tanaman yang kokoh, serta tinggi tanaman berkisar 70–80 sentimeter. Potensi hasilnya dapat mencapai 10 ton per hektare, dengan rata-rata produksi sekitar 8,5 ton per hektare, serta berumur genjah sekitar 90–95 hari setelah tanam (HST).
Petani pemilik lahan, Sadikun, mengaku hasil panen Varietas Biomonas cukup memuaskan dan memberi harapan baru bagi petani setempat. “Hasilnya bagus dan tanamannya kuat. Kami berharap varietas ini bisa terus dikembangkan karena cocok dengan kondisi lahan di sini,” ucapnya.
Meski memiliki banyak keunggulan, Varietas Biomonas juga memiliki catatan penting, yakni kurang tahan terhadap serangan hama sundep. Oleh karena itu, pengelolaan hama terpadu tetap diperlukan agar produktivitas tanaman dapat terjaga secara optimal.
BRMP Kaltim berharap kehadiran Varietas Biomonas mampu memperkaya pilihan varietas padi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Varietas ini dinilai sangat sesuai untuk dikembangkan di lahan kering maupun sawah tadah hujan, yang menjadi karakteristik dominan wilayah tersebut.
Melalui pengembangan varietas unggul, pendampingan teknologi, serta penyediaan benih bermutu, sektor pertanian diharapkan semakin tangguh dan berdaya saing. Sinergi antara lembaga riset, pemerintah daerah, dan petani menjadi kunci dalam mendukung ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada pangan di Kalimantan Timur.