Pemkot Samarinda Perkuat Integritas ASN untuk Cegah Korupsi

  • 20 Nov 2025 20:58 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan pencegahan korupsi harus dibangun melalui sistem pemerintahan yang kuat dan aparatur yang berintegritas. Penegasan itu ia sampaikan pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 di GOR Segiri, Kamis (20/11/2025).

Ia menilai upaya pencegahan tidak bisa mengandalkan penindakan semata. Sistem yang tertata baik dari hulu hingga hilir diperlukan untuk menutup peluang terjadinya penyimpangan.

“Kalau sistemnya lemah, maka niat baik pun bisa kalah oleh celah yang terbuka,” ucapnya.

Andi Harun menjelaskan, digitalisasi pemerintahan telah memperkuat transparansi, mulai dari e-budgeting, e-planning hingga dashboard pengawasan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini mampu mempersempit ruang bagi tindakan korupsi.

Meski demikian, ia menekankan integritas aparatur negara tetap menjadi faktor terpenting dalam pencegahan.

“Sistem itu dibuat oleh manusia. Kalau manusianya tidak berintegritas, maka sistem secanggih apa pun bisa dibobol,” ujarnya.

Ia juga mendorong penerapan whistleblowing system sebagai mekanisme pengawasan internal dan eksternal. Masyarakat maupun ASN diminta berani melapor apabila menemukan indikasi penyimpangan.

Andi Harun mengingatkan, kesalahan kecil dapat menjadi pintu masuk penyimpangan yang lebih besar. Karena itu ASN diminta berhati-hati dalam setiap proses administrasi dan pelayanan agar terhindar dari praktik yang merugikan.

Peringatan HAKORDIA tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat budaya kerja berintegritas.

“Samarinda akan maju jika kita bekerja jujur, profesional, dan bertanggung jawab,” katanya.

Rekomendasi Berita