Mahasiswa Unmul Dorong Tindakan Nyata Usai Deklarasi Integritas

  • 08 Okt 2025 16:43 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Seminar dan deklarasi kampus berintegritas yang digelar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul), Rabu (8/10/2025), menjadi momentum bagi civitas akademika dan mahasiswa untuk memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan kampus.

Namun, bagi sebagian mahasiswa, integritas bukan sekedar deklarasi. Mereka berharap semangat itu benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata. Seperti yang diungkapkan Ibenk, mahasiswa FISIP Unmul program studi ilmu pemerintahan.

Menurutnya, deklarasi ini baru langkah awal dan dibutuhkan komitmen lanjutan dalam memberantas praktik korupsi di kampus.

"Kalau dibilang bangga kita belum tahu, karena ini masih awal," kata Ibenk.

Ia pun menyoroti kasus gratifikasi, yang sempat disinggung oleh narasumber dari KPK, menjadi salah satu modus paling sering ditemui di perguruan tinggi. Baik gratifikasi berupa pemberian makanan maupun kendaraan ketika ada kegiatan.

"Kampus yang berintegritas itu tidak menerima gratifikasi apapun, tapi ada kalanya tetap diterima, cuma tertutup oleh hal-hal lain. Mudah-mudahan tidak terulang kembali," ucapnya.

Tidak hanya berlaku bagi para petinggi kampus, Ibenk menegaskan, mahasiswa juga harus memiliki nilai yang sama. Karenanya, ia pun berkomitmen akan menolak setiap pemberian dan saling mengingatkan kepada sesama mahasiswa.

"Tidak mentolerir atau tidak menerima jika orang mengasih, dan memberitahu ke teman-teman bahwa menerima itu tidak baik, lebih baik mencegah daripada menerima," kata Ibenk, berpesan.

Dengan begitu, ia berharap Unmul dapat membuktikan predikatnya sebagai kampus berintegritas dan menjadi pelopor untuk dicontoh perguruan tinggi lain di Kalimantan Timur. (Chella Defa)

Rekomendasi Berita