Kampus Berintegritas, FISIP Unmul Wujudkan WBK WBBM

  • 08 Okt 2025 15:47 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman menggelar Deklarasi Kampus Berintegritas, sebagai langkah strategis membangun budaya akademik yang bersih, melayani, dan bebas dari praktik mal administrasi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Prof. Masjaya Samarinda, Rabu (8/10/2025), dan dihadiri oleh sivitas akademika serta perwakilan dari berbagai instansi eksternal.

Dekan FISIP Unmul, Finnah Fouqoniah, menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan upaya nyata dalam menanamkan nilai-nilai integritas di lingkungan kampus. “Deklarasi Kampus Berintegritas ini sebenarnya sudah agak terlambat. Seharusnya dilakukan dua tahun lalu, tapi kami memilih untuk memformulasikannya lebih dulu. Jadi saat dideklarasikan, kita semua sudah siap secara perangkat maupun SDM,” ujar Finnah.

Ia menjelaskan bahwa deklarasi ini bertujuan membangun kesadaran (awareness) di kalangan sivitas akademika, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk memberikan pelayanan terbaik, meminimalkan praktik mal administrasi, serta menumbuhkan budaya kerja berintegritas.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kami ingin semua elemen kampus paham bahwa integritas adalah harga mati,” ucapnya.

Kegiatan deklarasi ini melibatkan seluruh sivitas akademika FISIP Unmul, serta menghadirkan perwakilan eksternal untuk memberikan dukungan dan inspirasi. Undangan meliputi perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), DPR, serta kepala daerah dari berbagai wilayah.

“Yang hadir di antaranya perwakilan dari Kota Samarinda dan dari Pemerintah Kota Balikpapan. Kehadiran mereka memberi spirit dan semangat kepada kami di FISIP Unmul,” katanya.

FISIP Unmul juga melibatkan 100 mahasiswa terpilih dari total sekitar 4.000 mahasiswa untuk hadir dalam deklarasi ini. Mereka dipilih sebagai agen perubahan integritas yang akan membawa nilai-nilai transparansi dan pelayanan prima ke dalam lingkungan kampus.

“Kami harap mereka bisa menjadi teladan dan membawa semangat integritas ke teman-teman lainnya,” ucapnya.

Finnah juga menegaskan, bahwa komitmen menuju WBK dan WBBM memiliki konsekuensi nyata. Ia menyampaikan tiga poin penting sebagai pesan bagi seluruh sivitas akademika FISIP Unmul:

  1. Meninggalkan semua bentuk praktik mal administrasi dan potensi korupsi.
  2. Membangun budaya kerja yang transparan, efektif, adaptif, dan melayani.
  3. Membiasakan pelayanan prima dalam keseharian kampus.

“Itu tiga pesan penting kami. Kalau kita serius ingin menjadi kampus berintegritas, kita harus berani berubah, mulai dari hal-hal kecil dalam pelayanan dan administrasi,” ujarnya menegaskan.

Rekomendasi Berita