Kisah Sultan Mahmud dan Keutamaan Membaca Shalawat Sulthon

  • 12 Mar 2026 09:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dikisahkan oleh al-habib Ali Bin Hasan Al-Atthas rohimahulloh menyebutkan dalam kitab Al qirthos Syarah Ratibul athos ada seorang Sulton atau raja yang alim Faqih Mujahid bernama Sultan Mahmud always sunawi

dilansir dari Al kindi chanel. Sepanjang hidupnya raja ini selalu menyibukkan dirinya dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam setiap selesai shalat subuh. Sang raja membaca shalawat sebanyak 300.000 kali begitu asyiknya sang raja membaca shalawat sebanyak itu seolah-olah beliau lupa akan tugasnya sebagai raja yang dipundaknya.

Berbagai macam harapan rakyatnya yang bergantung padanya sehingga kalau pagi tiba sudah banyak rakyatnya yang berkumpul di istananya menunggu sang raja untuk mengadukan persoalan mereka. Namun sang raja yang ditunggu-tunggu tidak kunjung hadir sebab sang raja tidak akan keluar jika belum menyelesaikan wirid shalawatnya yang sebanyak 300.000

Setelah Kejadian ini berlangsung agak lama pada suatu malam beliau bermimpi bertemu dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Di dalam mimpinya Rasulullah SAW bertanya mengapa kamu berlama-lama di dalam kamar sedangkan rakyatmu selalu menunggu kehadiranmu untuk mengadukan berbagai persoalan.

Raja Mahmud Alwi sunawi menjawab saya duduk berlama-lama begini tak lain karena saya membaca shalawat kepadamu sebanyak 300.000 kali dan saya berjanji tidak akan keluar kamar sebelum bacaan Shalawat saya selesai

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam lalu berkata kalau begitu Kasihan orang-orang yang punya keperluan dan orang-orang lemah yang memerlukan perhatian mu sekarang aku akan ajarkan kepadamu shalawat yang apabila kamu baca sekali saja maka nilai pahalanya sama dengan bacaan 100.000 kali sholawat .

Membacanya tiga kali pahalanya sama dengan 300.000 kali. Lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam membacakan lafadz sholawat yang kemudian dikenal dengan nama shalawat sulthon.

Akhirnya Raja Mahmud atau Sulton Mahmud lalu mengikuti anjuran Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tersebut yaitu membaca shalawat tadi sebanyak tiga kali.

Urusan negara dapat dijalankan dengan sempurna. Setelah beberapa waktu mengamalkan shalawat itu raja kembali bermimpi bertemu Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan bertanya kepadanya, apa yang kau lakukan wahai Mahmud sunawi sehingga malaikat kewalahan menulis pahala amal mu.

Sang raja pun menjawab saya tidak mengamalkan sesuatu kecuali mengamalkan shalawat yang engkau ajarkan kepada saya.

kisah ini bisa sahabat temukan di kitab Al qirthos karya al-habib Ali Bin Hasan Al Hafiz

jika Istiqomah dan rutin membaca shalawat ini sebanyak tiga kali yaitu di pagi dan malam malam di sini ya bisa setelah Magrib atau setelah isya maka Insyaallah semua hajat akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala .

Dan juga pahalanya sama dengan kita membaca shalawat 300.000 kali bayangkan betapa Agungnya shalawat sulthon ini. Sekalipun kita membaca tiga kali tapi pahalanya sama dengan 300.000 kali kita kelak akan mendapat syafa'at dari Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, amiin.

Rekomendasi Berita