Polda Kaltim Matangkan Operasi Ketupat Hadapi Mudik 2026

  • 12 Mar 2026 09:33 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutim - Dalam upaya memastikan kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional secara virtual yang diikuti oleh seluruh Polres dan instansi terkait di wilayah Kalimantan Timur. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Rakor bertujuan menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto menegaskan pentingnya persiapan pengamanan yang maksimal serta koordinasi lintas sektor agar pengamanan berjalan efektif.

“Pengamanan Idul Fitri bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan misi kemanusiaan. Tugas kita memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, serta selamat saat melakukan perjalanan mudik maupun kembali ke tempat perantauan,” ujar AKBP Fauzan Arianto, Senin 9 Maret 2026.

Kapolres Fauzan juga menekankan bahwa keberhasilan pengamanan sangat bergantung pada sinergi lintas sektoral. Menurutnya, peran serta TNI, pemerintah daerah, instansi lain, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga selama Ramadan dan perayaan Idul Fitri

“Kami akan memperkuat koordinasi melalui komunikasi terpadu antar instansi, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera direspons secara cepat dan tepat. Dengan kerja sama yang solid, kita berharap situasi kamtibmas di Kutai Timur tetap kondusif selama Ramadan dan Idul Fitri.” Katanya.

Kegiatan rakor lintas sektoral ini dilaksanakan di tengah momentum meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran 2026, sehingga koordinasi dan kesiapan operasional menjadi fokus utama jajaran Polri bersama seluruh pemangku kepentingan.

Rekomendasi Berita