Pameran Kerajinan Daur Ulang Dorong Ekonomi Kreatif Kukar

  • 10 Mar 2026 17:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kukar - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Hal ini ditandai dengan dibukanya Pameran dan “Bepolahan” Kerajinan Daur Ulang di kawasan Tangga Arung Square, Selasa 10 Maret 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh EO Sinar Intan tersebut secara resmi dibuka oleh Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kutai Kartanegara, Haryo Martani.

Dalam kesempatan itu, Haryo Martani membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, yang menegaskan pentingnya perubahan cara pandang masyarakat terhadap sampah.

“Sampah tidak boleh lagi dipandang sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi jika dikelola dengan kreativitas,” ujar Haryo Martani saat membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang inovatif dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

“Kita perlu mengubah paradigma dari budaya membuang menjadi budaya mengolah dan memanfaatkan. Inilah salah satu wujud nyata penerapan ekonomi sirkular di Bumi Etam,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan pameran dan praktik “bepolahan” atau pengolahan kerajinan dari bahan daur ulang ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga maupun limbah produksi menjadi produk bernilai ekonomi.

Pameran tersebut menampilkan berbagai produk kerajinan berbahan dasar limbah plastik, kertas, hingga bahan bekas lainnya yang diolah menjadi barang fungsional dan bernilai jual.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan guna memperkuat kesadaran lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis daur ulang di daerah.

Rekomendasi Berita