Kukar Genjot Pembangunan SPPG hingga Wilayah 3T

  • 27 Feb 2026 21:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kukar - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga akhir Februari 2026, sebanyak 74 unit SPPG telah terbangun dari total target 174 unit yang direncanakan tersebar di seluruh kecamatan.

Sekretaris Kabupaten Kukar yang juga Koordinator SPPG, H Sunggono, mengungkapkan bahwa dari 74 unit yang telah berdiri, sekitar 27 unit di antaranya sudah mulai beroperasi. “Dari target 174 unit, saat ini 74 sudah terbangun dan 27 unit sudah berjalan melayani penerima manfaat,” ujar Sunggono, Jumat, 27 Februari 2026.

Menurutnya, pembangunan SPPG di Kukar memiliki tantangan tersendiri mengingat luas wilayah serta kondisi geografis yang mencakup kawasan Terpencil, Terluar, dan Terjauh (3T). Selain itu, setiap unit yang dibangun harus melalui proses verifikasi ketat dari Badan Gizi Nasional (BGN). “SPPG tidak bisa langsung beroperasi. Harus diverifikasi oleh tim BGN, mulai dari kelayakan dapur, standar operasional, hingga data penerima manfaatnya,” katanya.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemkab Kukar juga memperkuat rantai pasok bahan pangan lokal. Pemerintah daerah menggandeng Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dalam penyediaan beras, sayuran, buah-buahan, dan bahan baku lainnya.

“Kami ingin bahan pangan untuk SPPG ini dipenuhi dari petani dan nelayan lokal, sehingga program ini juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Sunggono.

Pada 2026 ini, Pemkab Kukar juga merencanakan pembangunan 37 kandang ayam petelur yang tersebar di seluruh kecamatan. Langkah tersebut ditujukan untuk mendukung ketersediaan telur berkualitas sebagai salah satu komponen utama dalam menu MBG.

“Telur menjadi sumber protein penting dalam program MBG. Karena itu kami siapkan produksi lokal agar kebutuhan bisa terpenuhi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPD Gerindra Kukar, Alif Turiadi, menegaskan bahwa MBG merupakan program pemerintah pusat yang harus dirasakan secara merata, termasuk di Kukar.

“Pelaksanaan MBG di Kukar sejauh ini berjalan baik. Kita mendorong percepatan pembangunan SPPG agar seluruh anak-anak, terutama di wilayah terpencil, bisa merasakan manfaatnya,” kata Alif.

Sementara itu, Kepala SPPG Sukarame, Ninda Dwi Fitriani, menyebutkan bahwa unit yang dipimpinnya saat ini melayani 11 sekolah penerima program MBG, di antaranya SDN 008, SDN 019, SMP YPK, SMK YPK, dan MTs Negeri 1 Kukar.

“Total ada sekitar 3.200 porsi yang kami distribusikan setiap hari ke 11 sekolah tersebut,” kata Ninda.

Ia memastikan setiap menu yang disajikan telah memenuhi standar gizi yang ditetapkan, sehingga mampu menunjang kebutuhan nutrisi anak-anak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Dengan percepatan pembangunan SPPG dan penguatan dukungan pangan lokal, Pemkab Kukar menargetkan pelaksanaan MBG dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh kecamatan di wilayahnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita