Satgas MBG Paser Perluas Layanan hingga Desa
- 23 Feb 2026 15:02 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Paser terus memperluas cakupan layanan hingga ke desa-desa sebagai bagian dari pelaksanaan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Satgas MBG Paser, Budy Hartika, mengatakan program tersebut telah berjalan sejak Agustus 2025 dengan mengakomodasi ribuan siswa sebagai penerima manfaat. Saat ini, sasaran program juga diperluas mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Sejak Agustus 2025 sudah berjalan tiga dapur atau SPPG yang meng-cover kurang lebih 5.800 penerima manfaat dari kalangan siswa. Sekarang juga sudah mulai masuk ke ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujar Budy pada Senin, 23 Februari 2026.
Ia menjelaskan, untuk memperluas pemenuhan gizi hingga wilayah terpencil, pihaknya telah mengusulkan 88 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke pemerintah pusat.
Dari jumlah tersebut, sembilan titik telah selesai dinilai (appraisal) oleh pusat dan tinggal menunggu penetapan pengelola untuk segera dioperasikan.
“Ada sekitar 88 titik SPPG terpencil yang kami usulkan ke pusat. Sekitar 50 persen lebih sudah dalam proses pembangunan. Sembilan di antaranya sudah selesai dan telah diappraisal. Kini tinggal menunggu penetapan pengelola dari pusat untuk mulai beroperasi,” ujarnya.
Selain itu, satu SPPG berkapasitas besar juga dibangun di Kecamatan Longkali, tepat di samping puskesmas setempat. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu memproduksi hingga 3.000 porsi MBG per hari.
“SPPG di Longkali dibangun cukup besar oleh pusat. Targetnya bisa meng-cover hingga 3.000 porsi,” kata Budy.
Saat ini, tiga dapur MBG yang telah beroperasi berada di Desa Tapis, Desa Jone, dan Desa Senaken yang melayani wilayah Kecamatan Tanah Grogot. Pemerintah daerah berharap perluasan titik layanan dapat mempercepat pemerataan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.