Lonjakan Mudik Lebaran 2026: Balikpapan Tambah Armada, Pelayaran ke Surabaya

  • 11 Mar 2026 16:21 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,Balikpapan - Menjelang Idulfitri 2026, warga Kalimantan Timur yang berencana mudik melalui jalur laut mendapatkan kepastian tambahan akomodasi. Guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi naik enam persen, jumlah armada kapal penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan resmi ditambah.

Jika pada hari biasa hanya tersedia tiga kapal reguler, kini total lima kapal siap melayani pemudik, yakni KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Dobonsolo, dan KM Sinabung. Langkah ini diambil menyusul tingginya tingkat okupansi yang mulai meningkat signifikan di awal Maret.

Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menjelaskan penambahan armada tersebut karena tingkat okupansi penumpang yang meningkat selama periode mudik. Adapun armada tersebut yakni KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Dobonsolo, dan KM Sinabung.

“Untuk kapal reguler ada tiga armada. Namun melihat okupansi penumpang sangat tinggi, kami menambah dua kapal untuk angkutan Lebaran sehingga totalnya menjadi lima kapal,” ujarnya,

Jalur pelayaran Balikpapan–Surabaya diprediksi tetap menjadi rute paling padat tahun ini. Untuk mengurai penumpukan penumpang, frekuensi pelayaran yang biasanya hanya dua kali dalam sebulan kini ditingkatkan drastis menjadi tujuh kali selama periode mudik.

Masyarakat diimbau untuk mencermati tanggal-tanggal krusial. Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada 12 Maret, disusul gelombang berikutnya pada 17, 18, dan 19 Maret 2026.

Terkait kenyamanan dan keselamatan, otoritas pelayaran tetap memberlakukan pembatasan kapasitas. Kuota dispensasi penumpang ditetapkan pada kisaran 40 hingga 42 persen dari kapasitas normal kapal. Hal ini bertujuan agar stabilitas kapal tetap terjaga meski volume penumpang meningkat.

Kabar baik bagi masyarakat, pemerintah memberikan stimulus berupa potongan harga tiket untuk seluruh rute di Indonesia.

Besaran diskon kali ini dilaporkan lebih tinggi dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru lalu, sehingga diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan para pemudik.

Calon penumpang diharapkan segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi untuk menghindari praktik percaloan dan memastikan ketersediaan tempat sesuai jadwal keberangkatan yang diinginkan.

Rekomendasi Berita