Shark Plateau, Spot Selam Favorit yang Menantang di Sabang
- 02 Okt 2026 08:39 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Di balik jernihnya perairan Iboih dan Pulau Rubiah, Kota Sabang menyimpan sejumlah titik penyelaman (dive spot) yang telah lama dikenal di kalangan penyelam. Salah satunya Shark Plateau, kawasan terumbu di sekitar Batee Tokong, yang menawarkan pengalaman menyelam dengan karakter arus dan topografi bawah laut yang menantang.
Lokasi ini menjadi bagian dari kawasan penyelaman di sisi barat laut Pulau Weh. Dari perairan sekitar Gapang dan Iboih, Shark Plateau dapat ditempuh menggunakan perahu sebelum penyelam turun menikmati hamparan terumbu di bawah permukaan laut.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Harry Susetya mengatakan, kekayaan bawah laut menjadi salah satu kekuatan wisata bahari Sabang. Menurutnya, Sabang memiliki lebih dari 30 titik penyelaman dengan karakter yang berbeda.
"Setiap titik memiliki karakter masing-masing. Ada yang cocok untuk penyelam pemula, ada juga yang membutuhkan pengalaman lebih karena kondisi arusnya," kata Harry, Kamis 1 Oktober 2026.
Shark Plateau dikenal dengan bentang terumbu dan perairan yang menjadi habitat berbagai jenis biota laut. Penyelam berkesempatan melihat ikan-ikan karang hingga kelompok ikan pelagis yang melintas di sekitar kawasan. Salah satu daya tarik yang membuat lokasi ini dikenal adalah keberadaan hiu karang. Kehadiran satwa tersebut menjadi bagian dari ekosistem laut yang masih terjaga di kawasan perairan Pulau Weh.
Selain Shark Plateau dan Batee Tokong, sejumlah lokasi penyelaman lain juga menjadi pilihan wisatawan. Di antaranya Rubiah Sea Garden, The Canyon, Arus Balee, Bak Kopra hingga Pantee Peunateung. Karakter setiap lokasi berbeda. Ada titik dengan perairan yang relatif tenang dan terumbu dangkal, sementara lokasi lainnya menawarkan dinding karang, kedalaman serta arus yang lebih kuat.
Kondisi tersebut membuat Sabang tidak hanya menjadi tujuan wisata bahari untuk menikmati pantai dan snorkeling tetapi juga menjadi salah satu tujuan penyelaman di Aceh. Bagi penyelam berpengalaman, karakter arus menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Arus memungkinkan penyelam menikmati bentang bawah laut sambil mengikuti kontur terumbu dan mengamati kehidupan laut di sekitarnya.
Kendati demikian, kondisi tersebut juga membutuhkan perhatian terhadap keselamatan. Perubahan arus, cuaca dan gelombang menjadi faktor yang harus diperhitungkan sebelum penyelaman dilakukan. Harry mengatakan, keputusan untuk melakukan penyelaman sebaiknya disesuaikan dengan kondisi laut dan arahan penyelam pendamping atau dive master.
"Keselamatan tetap menjadi yang utama. Kondisi laut harus dilihat sebelum melakukan penyelaman, termasuk arus dan cuaca," ujarnya.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut Sabang, pengalaman dan kemampuan menyelam juga perlu disesuaikan dengan karakter lokasi. Peralatan yang sesuai, penguasaan teknik penyelaman serta kepatuhan terhadap arahan dive master menjadi bagian penting sebelum turun ke laut.
Sementara itu instruktur selam Helmi Figo mengatakan Shark Plateau merupakan salah satu spot selam yang memiliki karakter arus cukup menantang sehingga lebih sesuai bagi penyelam berpengalaman. Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena penyelam dapat menikmati bentang terumbu dan kehidupan laut yang berada di sekitar kawasan.
Dia menjelaskan, kondisi arus di Shark Plateau tidak selalu sama sehingga penyelam perlu memahami situasi laut sebelum melakukan penyelaman. Penentuan waktu masuk ke air dan jalur penyelaman juga perlu disesuaikan dengan kondisi arus serta arahan dive master.
"Kalau untuk Shark Plateau, penyelam harus sudah memahami teknik dasar penyelaman dan mampu mengendalikan buoyancy. Yang paling penting, ikuti arahan dive master karena kondisi di bawah laut bisa berubah," kata Helmi.
Dia menambahkan, keindahan bawah laut Shark Plateau menjadi salah satu alasan penyelam berpengalaman memilih lokasi tersebut. Selain terumbu karang, kawasan itu juga menawarkan peluang melihat berbagai jenis ikan yang melintas mengikuti arus.
Shark Plateau menunjukkan bahwa daya tarik wisata Sabang tidak hanya berada di permukaan. Di bawah laut, Pulau Weh memiliki bentang terumbu, ikan pelagis dan ekosistem yang menjadi bagian dari kekayaan alam kawasan paling barat Indonesia.
Karakter laut yang menantang justru menjadi bagian dari daya tarik bagi penyelam berpengalaman. Pada saat yang sama, kondisi tersebut mengingatkan bahwa keindahan bawah laut harus dinikmati dengan pengetahuan, persiapan dan budaya keselamatan.
Dengan kekayaan titik penyelamannya, Sabang memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan wisata bahari berbasis pengalaman. Shark Plateau menjadi salah satu gambaran bagaimana kekayaan bawah laut Pulau Weh dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus bagian dari ekosistem yang perlu dijaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....