Kunjungan Wisatawan Sabang Sepi, Trip Kapal Cepat Dikurangi

  • 14 Jan 2026 12:26 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Menurunnya angka kunjungan wisatawan ke Pulau Weh berdampak langsung pada moda transportasi laut. Pada pekan ini, layanan kapal cepat rute Sabang - Banda Aceh dan sebaliknya mengalami pengurangan frekuensi penyeberangan dan hanya melayani dua trip per hari.

Ketua Cabang Kota Sabang PT Sakti Inti Makmur (SIM) Rudi mengkonfirmasi, rendahnya arus wisatawan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penyesuaian jadwal tersebut. Penurunan jumlah wisatawan yang signifikan membuat keterisian kursi kapal tidak mencapai target jika dipaksakan beroperasi dengan jadwal normal, yaitu tiga trip perharinya.

"Saat ini memang sedang terjadi penurunan kunjungan wisatawan ke Sabang secara signifikan. Hal ini menjadi pertimbangan utama kami dalam menyesuaikan jadwal operasional kapal cepat pekan ini," ujar Rudi, Rabu (14/1/2026).

Selain melandainya arus pelancong, Rudi menjelaskan perpanjangan status tanggap darurat pasca-banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah mempengaruhi minat masyarakat untuk berwisata. Kondisi lainnya, tambahnya, faktor cuaca yang kurang menentu seperti pekan lalu memaksa pihaknya untuk lebih berhati-hati dalam mengatur jadwal keberangkatan demi keselamatan penumpang.

"Faktor cuaca ikut berpengaruh juga bg. Seperti minggu kemarin, dua trip kapal cepat tidak bisa berangkat akibat cuaca buruk," jelasnya.

Memanfaatkan momentum ini, Pihaknya selaku operator kapal cepat mengalihkan fokus pada perawatan armada. Disebutkan, sejumlah unit kapal exprees bahari ini kini tengah dipersiapkan untuk menjalani perawatan rutin.

"Ada kapal yang sedang dalam proses perbaikan dan persiapan docking. Langkah ini sangat penting untuk memastikan seluruh armada kembali dalam kondisi prima dan laik laut saat arus wisatawan kembali normal nantinya," tambah Rudi.

Penyesuaian jadwal menjadi dua trip sehari ini diharapkan dapat mengoptimalkan keterisian kursi kapal di tengah minimnya kunjungan wisata, sembari memastikan seluruh armada kembali dalam kondisi prima saat arus penunpang kembali normal nantinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....