Pemko Sabang Perkuat Penagihan untuk Kejar Target PAD 2026

  • 21 Sep 2026 11:53 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Pemerintah Kota Sabang memperkuat penagihan sejumlah sumber pendapatan untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026. Hingga 18 September 2026, realisasi PAD Kota Sabang mencapai Rp28,45 miliar atau 49,32 persen dari target sebesar Rp57,69 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Sabang Jufriadi, SE., M.Si., mengatakan realisasi tersebut masih terus didorong hingga akhir tahun anggaran. Ia menjelaskan, realisasi PAD tersebut berasal dari sejumlah sumber. Retribusi daerah menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp12,43 miliar.

"Realisasi PAD sampai dengan 18 September 2026 mencapai Rp28,45 miliar atau sekitar 49,32 persen," kata Jufriadi kepada RRI, Senin 21 September 2026.

Selanjutnya, lain-lain PAD yang sah mencapai Rp7,85 miliar dan pajak daerah sebesar Rp6,93 miliar. Jufriadi mengatakan, Pemko Sabang terus memperkuat upaya penagihan untuk meningkatkan realisasi pendapatan sesuai target dalam dokumen anggaran.

Salah satu langkah yang dilakukan dengan meningkatkan aktivitas personel pendapatan di lapangan, terutama dalam penagihan kewajiban pajak dan sumber pendapatan daerah lainnya.

"Terus kita genjot realisasi target PAD sebagaimana yang direncanakan dalam buku anggaran. Personel pendapatan juga turun ke lapangan dan meminta langsung tagihan secara lebih mendalam," ujarnya.

Upaya tersebut, lanjut dia, dilakukan untuk memastikan potensi pendapatan yang sudah tercatat dapat dihimpun secara optimal sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026. Target PAD Kota Sabang tahun ini sebesar Rp57,69 miliar atau turun sekitar 7,95 persen dibandingkan target PAD tahun sebelumnya.

Pemko Sabang berharap peningkatan penagihan dan optimalisasi sumber pendapatan dapat memperkuat kemampuan keuangan daerah. Penguatan PAD juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian fiskal, sehingga ruang pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....