BPS Sabang Tegaskan Desil DTSEN Bisa Berubah

  • 15 Sep 2026 16:15 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sabang menegaskan posisi desil masyarakat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) bukanlah status yang bersifat permanen. Posisi tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kepala BPS Kota Sabang Budi Kurniawan, S.Si., menjelaskan desil merupakan pembagian masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan posisi relatif kondisi sosial ekonominya.

Desil 1 menggambarkan kelompok 10 persen terbawah. Posisi tersebut kemudian berjenjang hingga desil 10 yang menunjukkan kelompok masyarakat dengan posisi relatif lebih tinggi dalam pemetaan sosial ekonomi.

Budi mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap desil sebagai label yang melekat selamanya. Perubahan kondisi kehidupan dapat membuat posisi seseorang dalam pemetaan desil ikut berubah.

“Desil itu bukan vonis mati. Dinamis sifatnya, bisa berubah,” jelas Budi dalam wawancara di ruang kerjanya, Selasa 15 September 2026.

Menurutnya, perubahan desil merupakan hal yang wajar karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu. Karena itu, posisi desil pada satu periode tidak selalu sama dengan periode berikutnya.

Budi mendorong masyarakat tidak hanya melihat angka desil tetapi juga memastikan data sosial ekonominya sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ia menyebut pemutakhiran data menjadi bagian penting untuk menjaga agar posisi desil mencerminkan kondisi masyarakat. Perubahan desil bukan berarti seseorang sengaja dinaikkan atau diturunkan dalam pemetaan.

“Bahasanya bukan menurunkan desil, tetapi memutakhirkan data. Karena bisa saja desil tetap, naik atau turun,” ujarnya.

BPS Sabang juga mengingatkan bahwa akurasi DTSEN bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat perlu aktif memeriksa dan memperbarui data agar informasi sosial ekonomi yang tercatat semakin sesuai dengan kondisi sebenarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....