BPS Sabang: Desil DTSEN Bukan Patokan Tunggal Penerima Bansos

  • 14 Sep 2026 21:36 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Badan Pusat Statistik atau BPS Kota Sabang meluruskan persepsi masyarakat terkait posisi desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. Desil bukan satu-satunya patokan pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial dan posisinya dapat berubah mengikuti kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kepala BPS Kota Sabang Budi Kurniawan, S.Si., menjelaskan desil merupakan pembagian masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan posisi relatif kondisi sosial ekonominya. Desil 1 menunjukkan kelompok 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok dengan posisi sosial ekonomi tertinggi.

Budi mengatakan informasi desil dapat menjadi salah satu bahan bagi pemerintah dalam menentukan sasaran program bantuan. Penetapan penerima tetap mempertimbangkan data dan kriteria lain sesuai jenis bantuan yang diberikan.

“Desil itu bukan satu-satunya patokan untuk memberikan bantuan. Itu hanya sebagai landasannya,” ujar Budi, Senin 14 September 2026.

Ia juga menegaskan posisi desil bukan label yang melekat secara permanen pada seseorang. Kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga posisi desil dalam DTSEN juga dapat berubah setelah pemutakhiran data.

“Desil itu bukan vonis mati. Dinamis sifatnya, bisa berubah,” jelasnya.

Budi meminta masyarakat tidak menganggap perubahan desil sebagai upaya menaikkan atau menurunkan status seseorang. Perubahan tersebut merupakan bagian dari pemutakhiran agar data sosial ekonomi lebih sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Bahasanya bukan menurunkan desil, tetapi memutakhirkan data. Karena bisa saja desil tetap, naik atau turun,” ujarnya.

Karena itu, masyarakat diharapkan aktif memastikan data sosial ekonominya sesuai dengan kondisi terkini. Pemutakhiran data diperlukan agar pemerintah memiliki dasar yang lebih akurat dalam menentukan sasaran berbagai program sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....