Kuliner Khas Pulau Weh Jadi Sajian Sabang di ACF 2026

  • 12 Sep 2026 21:24 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Beragam kuliner khas Pulau Weh menjadi sajian Kota Sabang dalam menyambut dewan juri Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 di Anjungan Kota Sabang, Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh. Sajian tersebut sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan cita rasa, rempah, dan bahan pangan lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sabang.

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengatakan, kehadiran Sabang dalam ACF 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kuliner daerah secara langsung kepada masyarakat dari berbagai daerah. Menurutnya, Sabang tidak hanya memiliki potensi wisata alam, tetapi juga kekayaan makanan dan produk lokal yang dapat mendukung pariwisata.

“Kita ingin setiap orang yang datang ke Paviliun Sabang bisa mengenal Sabang bukan hanya dari alamnya, tetapi juga dari makanan dan cita rasanya. Ini bagian dari cara kita memperkenalkan kekayaan yang kita punya,” ujar Zulkifli, Sabtu 12 September 2026.

Sejumlah kuliner khas disiapkan dalam jamuan tersebut, di antaranya Bu Kula, Engkot Kakap Peuaweh, Ayam Bunga Kates, Miehun Seafood, Ikan Asin Pisang-pisang, rujak, kelapa muda murni, dan puding buah naga. Keberagaman sajian itu menggambarkan pemanfaatan hasil laut, kebun, serta bahan pangan lokal yang tersedia di Pulau Weh.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Harry Susethia mengatakan, kekayaan bahan lokal menjadi potensi yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari pariwisata dan produk UMKM. Menurutnya, Sabang memiliki beragam komoditas yang dapat diolah menjadi produk kuliner maupun oleh-oleh khas daerah.

“Sabang juga punya kekayaan kuliner yang kuat. Kita punya rempah seperti cengkeh, pala, pinang dan nilam, juga buah-buahan khas seperti salak, alpukat Sabang, buah naga dan kelapa,” jelas Harry.

Ia menambahkan, kakao yang dikembangkan menjadi produk cokelat Sabang juga menjadi salah satu potensi yang dapat terus diperkuat. Pengembangan bahan lokal menjadi produk kuliner dan oleh-oleh dinilai dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM.

Melalui partisipasi dalam ACF 2026, Pemerintah Kota Sabang berharap kuliner khas Pulau Weh semakin dikenal masyarakat luas. Promosi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pariwisata berbasis kuliner sekaligus mendorong pengembangan produk lokal dan UMKM Sabang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....