HKG PKK ke-54 Jadi Momentum Perkuat Peran Keluarga dan UMKM
- 12 Sep 2026 07:59 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Aceh menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi daerah. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Kerja Daerah Dekranasda Aceh dan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) se-Aceh itu berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat 11 September 2026.
Ketua TP-PKK Kota Sabang sekaligus Ketua Dekranasda dan Forikan Kota Sabang, Nuri Farisal, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pengurus dari kabupaten dan kota untuk bertukar pengalaman mengenai pelaksanaan program di daerah. Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar peran PKK, Dekranasda dan Forikan dapat memberi manfaat yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
| Baca juga: Kak Na Raih Srikandi Pemulihan Aceh |
“HKG PKK ini menjadi kesempatan untuk kembali menguatkan kebersamaan dan mengingatkan bahwa peran PKK sangat dekat dengan keluarga dan masyarakat. Kita ingin keluarga semakin berdaya dan masyarakat juga semakin aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan,” ujar Nuri.

Ia menilai pemberdayaan keluarga perlu berjalan beriringan dengan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, termasuk kerajinan dan produk berbahan pangan lokal. Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk melihat berbagai potensi daerah yang dapat dikembangkan sekaligus diperkenalkan kepada masyarakat lebih luas.
Nuri mengatakan Rakerda Dekranasda dapat dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman dalam mengembangkan kerajinan daerah agar memiliki nilai tambah. Sementara melalui Forikan, masyarakat didorong untuk meningkatkan konsumsi ikan sekaligus mengembangkan hasil perikanan menjadi berbagai produk olahan yang kreatif.
“Melalui Rakerda Dekranasda, kita bisa saling berbagi dan melihat bagaimana potensi kerajinan di masing-masing daerah terus dikembangkan. Begitu juga dengan Forikan, kita ingin masyarakat semakin gemar makan ikan, sekaligus melihat bagaimana hasil perikanan bisa diolah menjadi produk yang kreatif dan punya nilai ekonomi,” katanya.
Rangkaian kegiatan turut diisi Lomba Masak Serba Ikan, pameran UMKM kabupaten dan kota, serta Aceh Kuliner Festival di Taman Ratu Safiatuddin. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus mendorong pengembangan usaha masyarakat berbasis potensi lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....