DLHK Sabang Ingatkan Warga, Membakar Sampah Bukan Solusi
- 08 Sep 2026 09:13 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan atau DLHK Kota Sabang mengingatkan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah, karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan lingkungan. Pembakaran sampah juga menghasilkan asap dan pencemaran udara yang dapat mengganggu kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Kepala DLHK Kota Sabang, Faisal, S.T., M.T.P., mengatakan pengelolaan sampah harus dilakukan dengan cara yang tepat, mulai dari pemilahan hingga pengolahan sesuai jenisnya. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mengurangi dampak sampah dengan tidak menjadikan pembakaran sebagai solusi.
“Membakar sampah bukan solusi, karena asap dari pembakaran dapat mencemari udara dan berdampak terhadap kesehatan serta lingkungan. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah,” ujar Faisal, Senin 7 September 2026.
Faisal menjelaskan, sampah sebaiknya dipilah sejak dari sumbernya menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat dimanfaatkan untuk membuat kompos, biopori, maupun pakan maggot, sementara sampah anorganik dapat digunakan kembali atau didaur ulang.
“Kami mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah, sehingga sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan dan tidak seluruhnya berakhir menjadi limbah,” katanya.
DLHK Sabang juga mengajak masyarakat membuang sampah pada tempatnya dengan memanfaatkan layanan pengangkutan sampah yang tersedia. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mengurangi praktik pembakaran sampah di lingkungan permukiman.
Faisal berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah terus meningkat, sehingga upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat dilakukan secara bersama-sama. Ia mengajak seluruh warga untuk mulai menghentikan pembakaran sampah dari diri sendiri demi mewujudkan Kota Sabang yang lebih bersih dan sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....