Keterbatasan Jaringan Internet Hambat Proses Pembelajaran di SDN 23 Sabang
- 06 Sep 2026 01:35 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Ketersediaan jaringan internet masih menjadi tantangan bagi siswa SD Negeri 23 Sabang, Batee Shok, Kecamatan Sukakmue. Meski sekolah telah menggunakan Starlink, sinyal belum sepenuhnya stabil dan merata di seluruh lingkungan sekolah.
Kepala SD Negeri 23 Sabang, Seri Erliati mengatakan, kehadiran Starlink sejak awal tahun telah membantu memperbaiki akses internet di sekolah. Namun, jangkauan sinyal masih belum merata, terutama saat kondisi cuaca berubah.
Pihak sekolah telah menambah dua router untuk memperluas jangkauan jaringan dan berencana menambah satu unit lagi. Upaya tersebut dilakukan agar akses internet dapat dimanfaatkan siswa untuk mencari materi pembelajaran dan menyelesaikan tugas.
“Untuk mencari informasi di internet, kami melakukannya di luar jam sekolah. Jadi siswa kumpul kembali ke sekolah untuk mencari, karena kalau di rumah, faktor ekonomi orang tua yang tidak mempunyai paket, bahkan tidak punya HP Android untuk menerima informasi secara daring," ujar Sri, Sabtu 5 September 2026.
Bagi siswa yang tidak memiliki akses internet di rumah, sekolah memberikan materi pembelajaran secara tertulis. Sementara bagi siswa yang memiliki akses internet, informasi pembelajaran dapat disampaikan melalui grup WhatsApp.
Salah seorang siswi SD Negeri 23 Sabang, Hafifah Adila mengaku, keterbatasan sinyal membuat dirinya bersama teman-temannya harus mencari lokasi tertentu saat membutuhkan akses internet. Laboratorium menjadi salah satu lokasi yang digunakan siswa untuk mendapatkan jaringan.
“Biasanya kalau ingin mencari sesuatu, harus ke satu titik yang ada jaringannya. Mungkin ke lab, karena kan di sini turun ke bawah dari sana, maka sinyalnya agak sedikit lemot," kata Hafifah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....