Keterbatasan Guru PLB Jadi Tantangan Pembelajaran di SLBN 2 Sabang
- 02 Sep 2026 18:19 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Peringatan Hari Pendidikan Daerah atau Hardikda menjadi momentum untuk melihat berbagai tantangan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Kota Sabang. Salah satunya keterbatasan tenaga pendidik Pendidikan Luar Biasa atau PLB di Sekolah Luar Biasa Negeri 2 Sabang.
Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri 2 Sabang, Satriah, S.Pd., mengatakan saat ini sekolah hanya memiliki dua orang guru PLB untuk mendampingi 25 siswa jenjang SMP dan SMA. Sementara itu, sebagian besar tenaga pendidik lainnya merupakan guru reguler yang turut mendampingi proses pembelajaran siswa berkebutuhan khusus.
“PLB cuma dua orang, selebihnya itu guru reguler. Karena keterbatasan guru, kami belum mampu sepenuhnya bagaimana mengatasi dan menghadapi anak-anak yang seperti itu,” ujarnya, Rabu 2 September 2026.
Menurutnya, tantangan semakin besar karena sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan penyandang tunagrahita dengan tingkat kebutuhan yang berbeda-beda. Bahkan terdapat beberapa siswa yang sulit fokus dan membutuhkan pendampingan khusus saat mengikuti pembelajaran maupun kegiatan keterampilan.
Kondisi tersebut membuat guru harus memberikan pendampingan secara lebih intensif kepada siswa yang membutuhkan perhatian khusus. Pihak sekolah berharap ke depan semakin banyak lulusan Pendidikan Luar Biasa yang dapat memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sekolah luar biasa.
“Bukan tidak mungkin di setiap daerah ada anak yang berkebutuhan khusus, yang sangat dibutuhkan oleh sekolah-sekolah luar biasa. Mudah-mudahan sarjana-sarjana PLB itu lebih banyak lagi nanti,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....