Disnaker Sabang Dorong Lulusan Pelatihan Berani Masuk Pasar Kerja
- 30 Agt 2026 22:52 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Sabang mendorong peserta pelatihan pengolahan ikan dan menjahit untuk memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai modal memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri. Dorongan tersebut disampaikan saat penutupan pelatihan yang berlangsung selama sekitar satu bulan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim Kota Sabang.
Kepala DPMPTSP dan Tenaga Kerja Kota Sabang, Dr. Faisal Azwar, ST., MT., mengatakan pelatihan tersebut penting untuk meningkatkan kompetensi para pencari kerja. Menurutnya, keterampilan yang dibuktikan melalui pelatihan dan sertifikasi dapat menjadi nilai tambah ketika peserta melamar pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
“Ini sangat penting bagi generasi muda kita, para pencari kerja dan calon tenaga kerja untuk mempunyai kompetensi. Sertifikat dan kompetensi ini menjadi nilai tambah untuk mendapatkan lowongan kerja, baik secara mandiri maupun bekerja di perusahaan,” ujar Faisal, Minggu 30 Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala UPTD BLK Maritim Kota Sabang, Romi Hidayat, menjelaskan pelatihan tersebut membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja selama satu bulan. Dari dua kejuruan yang diberikan, peserta menjahit yang sebelumnya belum memiliki kemampuan dasar telah mampu membuat pakaian, sedangkan peserta pengolahan ikan telah mampu menghasilkan berbagai produk seperti bakso, nugget, dan keripik ikan.
“Penutupan ini bukan hanya sekadar penutupan, tapi ini adalah awal tangga mereka untuk naik ke tangga berikutnya. Kita harapkan mereka punya keberanian untuk melangkah ke pasar kerja, membuka usaha sendiri, atau bekerja di perusahaan maupun tempat lainnya,” kata Romi.
Romi mengatakan pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap lulusan selama tiga bulan untuk melihat perkembangan mereka setelah mengikuti pelatihan. Komunikasi juga tetap dibuka untuk membantu peserta menghadapi kendala di pasar kerja, termasuk memberikan informasi mengenai pelatihan lanjutan dan peluang pengembangan keterampilan di tingkat provinsi.
Menurutnya, keberanian menjadi salah satu kunci agar keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Ia berharap para lulusan mampu memanfaatkan kemampuan tersebut untuk menciptakan peluang usaha maupun memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....