BKM Masjid Agung Babussalam Sabang Siapkan Program Kerja Islam 2026-2031
- 21 Agt 2026 22:20 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Babussalam Kota Sabang menyiapkan sejumlah program kerja untuk periode 2026-2031. Program tersebut diarahkan untuk menjadikan masjid sebagai pusat peribadatan, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan umat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Ketua BKM Masjid Agung Babussalam Kota Sabang, Tgk. T. Zulkifli, mengatakan visi tersebut akan diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan jamaah dan masyarakat. Menurutnya, pengurus berkomitmen memfasilitasi kegiatan ibadah yang nyaman, khusyuk, dan berkualitas.
"Salah satu fokus utama BKM adalah meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat dan jamaah melalui kajian, pendidikan, dan dakwah. Selain itu, masjid akan diperkuat perannya dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan umat, disertai pemeliharaan serta peningkatan fasilitas, sarana, dan prasarana secara berkelanjutan," kata Zulkifli, Jumat 21 Agustus 2026.
| Baca juga: Sebuah Bengkel Motor di Sabang Terbakar |
Di bidang keagamaan dan peribadatan, BKM menargetkan peningkatan jumlah jamaah yang melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah di Masjid Agung Babussalam. Sejumlah langkah akan dilakukan, antara lain pengecekan arah kiblat secara berkala serta penyusunan jadwal imam, muazin, dan khatib.
BKM juga akan mendorong adanya Surat Keputusan Kepala Daerah terkait penunjukan majelis imam, muazin, dan khadam setiap tahun. Pengurus selanjutnya menyusun jadwal khatib, imam, dan muazin shalat Jumat, termasuk jadwal imam shalat tarawih serta khatib dan imam shalat Idulfitri dan Iduladha.
"Selain itu, pengurus akan menyusun tata tertib dan panduan tata cara pelaksanaan shalat serta materi khutbah Jumat. Imbauan kepada masyarakat dan jamaah untuk lebih aktif melaksanakan shalat lima waktu di masjid juga menjadi bagian dari program kerja BKM periode tersebut," ujarnya.
Dalam bidang pendidikan dan dakwah, BKM menargetkan terselenggaranya kajian rutin berupa halaqah dan tausiah harian maupun mingguan. Kajian akan menghadirkan ustaz lokal dengan materi keagamaan yang mencakup fikih, tafsir, tauhid, tasawuf, hadis, Yasin 41, serta materi motivasi Islam.
"Program dakwah juga mencakup pelaksanaan khatib Jumat secara rutin dengan melibatkan ustaz lokal maupun penceramah undangan. Selain itu, BKM akan memfasilitasi ceramah agama dan pengajian bagi ibu-ibu majelis taklim sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan keagamaan masyarakat," tambahnya lagi.
Untuk memperingati hari besar Islam, BKM akan bekerja sama dengan Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah serta instansi terkait. Kegiatannya meliputi pembentukan panitia, penentuan penceramah, penyelenggaraan lomba pendidikan dan syiar Islam seperti lomba takbir dan pawai, serta kegiatan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Tgk. T. Zulkifli menambahkan, aspek keamanan dan kebersihan juga menjadi perhatian dalam program BKM 2026-2031. Pengurus akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menyediakan tenaga pengamanan dari Satpol PP dan WH, tenaga kebersihan melalui sistem kontrak dengan pihak ketiga, serta mengoptimalkan fungsi khadam masjid sebagai penyedia layanan fasilitas dan pengontrol kenyamanan jamaah selama beribadah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....