Siswa SMAN 1 Sabang Terpilih Duta Muda BPJS
- 14 Agt 2026 22:52 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Siswa SMAN 1 Sabang terpilih masuk jajaran Top 8 Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh Tahun 2026. Capaian tersebut diraih oleh empat siswa SMA Negeri 1 Sabang yang dinilai mampu memproduksikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat.
Adapun empat siswa tersebut yakni Thian Cyaesara Sakhi, Chika Athirah, Daffa Al-Fattah, dan Al Amirah Khairani. Seluruhnya merupakan siswa kelas XI SMAN 1 Sabang yang berhasil menembus seleksi tingkat Provinsi Aceh.
Kepala SMAN 1 Sabang Helmi, mengatakan, prestasi tersebut menunjukkan siswa di daerah memiliki potensi besar jika diberikan kesempatan, pendampingan, dan ruang untuk berkreasi. Menurutnya, sekolah memandang kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun kemampuan komunikasi dan kepedulian siswa terhadap program pelayanan publik.
“Alhamdulillah, anak-anak kita memiliki potensi yang luar biasa. Setelah dibimbing guru, ternyata potensi itu bisa dikembangkan dan menghasilkan prestasi yang cukup baik,” jelas Helmi, Jumat 14 Agustus 2026.
Terangnya, para siswa telah mengikuti kompetisi pembuatan video kreatif yang mengangkat program JKN dan layanan BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN. Materi dikemas dengan gaya komunikasi yang dekat dengan generasi muda sehingga informasi mengenai layanan kesehatan dapat disampaikan secara lebih menarik.
Dikatakan, proses produksi video dilakukan langsung di Kota Sabang. Sejumlah lokasi digunakan sebagai latar video, termasuk kawasan Bandara Maimun Saleh dan RSUD Sabang.
“Guru membimbing bagaimana pesan disampaikan, bagaimana video dipotong dan bagaimana informasi mengenai program JKN dikemas supaya menarik. Kreativitas tetap berasal dari anak-anak,” katanya.
Ia menilai kemampuan siswa dalam mengemas informasi publik menjadi konten kreatif merupakan keterampilan yang semakin dibutuhkan di tengah tingginya penggunaan media digital. Pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat berperan sebagai penyampai informasi yang mampu menjangkau lingkungan sebayanya.
Menurut Helmi, capaian empat siswa tersebut juga menjadi motivasi bagi sekolah untuk memperluas pembinaan di bidang nonakademik. Potensi siswa yang sebelumnya belum banyak terlihat dapat muncul ketika sekolah memberikan kesempatan untuk mencoba, berkompetisi, dan mendapatkan pendampingan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....