Fenomena Shearline Picu Cuaca Ekstrem Tiga Hari Mendatang di Aceh
- 07 Agt 2026 09:41 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh Besar mengingatkan masyarakat Aceh untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang-lebat disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan, pada 7–9 Agustus 2026.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh adanya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi yang terpantau di wilayah Aceh. Kedua fenomena ini mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia bagian barat Sumatera turut meningkatkan proses penguapan sehingga kandungan uap air di atmosfer bertambah. Kondisi tersebut semakin mendukung pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Aceh.
Berdasarkan prakiraan BMKG, pada 7 Agustus 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang meliputi Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, dan Kota Sabang. Sementara, pada 8 Agustus 2026, potensi hujan dengan intensitas serupa diperkirakan terjadi di Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
Di samping itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, dan Pidie pada 7 hingga 8 Agustus 2026. Sedangkan kondisi cuaca ekstrim pada 9 Agustus berpotensi terjadi di wilayah Aceh Jaya.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap hujan yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari akibat pemanasan yang intens pada siang hari. Warga juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara karena cuaca buruk berpotensi menimbulkan angin kencang, banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor.
Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko dampak bencana hidrometeorologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....