BNN Sabang Minta Warga Tak Ragu Jalani Rehabilitasi Narkoba

  • 31 Jul 2026 19:46 WIB
  •  Sabang

RRI.COID, Sabang - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sabang mengajak masyarakat yang terjerat penyalahgunaan narkoba agar tidak takut menjalani rehabilitasi. Langkah tersebut dinilai menjadi cara efektif untuk memulihkan penyalahguna sekaligus menekan angka peredaran narkotika di Kota Sabang.

Kepala BNNK Sabang, Dahlia Sungkar, mengatakan rehabilitasi yang diberikan BNN bersifat rawat jalan dan mengutamakan kerahasiaan identitas setiap pasien. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena layanan tersebut bertujuan membantu penyalahguna kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

"Di tahun 2024 kami menangani sekitar lima pasien rehabilitasi. Kemudian pada tahun 2025 meningkat menjadi sekitar 25 pasien rawat jalan di Klinik BNN, dan pada tahun 2026 ini kami berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk datang menjalani rehabilitasi," ujar Dahlia, Jumat 31 Juli 2026.

Dahlia menjelaskan, BNNK Sabang kini telah memiliki gedung rehabilitasi yang lebih representatif dengan dukungan tenaga dokter dan ruang konseling yang menjamin privasi pasien. Fasilitas tersebut diberikan Pemerintah Kota Sabang melalui skema pinjam pakai sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan rehabilitasi bagi masyarakat.

Ia menambahkan, mayoritas pasien rehabilitasi yang ditangani berada pada usia produktif, mulai dari lulusan SMA hingga sekitar 40 tahun. Karena itu, upaya penyelamatan melalui rehabilitasi dinilai sangat penting agar mereka dapat kembali produktif dan tidak terjerumus lebih jauh dalam penyalahgunaan narkotika.

"Semua proses rehabilitasi dilakukan secara tertutup dan menjaga kerahasiaan pasien. Kami berharap masyarakat, keluarga, maupun tetangga tidak ragu membawa penyalahguna ke BNN karena tujuan kami adalah membantu mereka pulih, bukan menghukum," kata Dahlia.

BNNK Sabang juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah gampong dan berbagai pemangku kepentingan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjalani rehabilitasi secara sukarela, diharapkan angka penyalahgunaan narkoba di Kota Sabang dapat terus ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....