Distanpang Prioritaskan Kakao sebagai Komoditas Unggulan Sabang

  • 27 Jul 2026 07:44 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Kota Sabang menjadikan pengembangan kakao sebagai salah satu program prioritas karena dinilai memiliki potensi yang masih besar untuk dikembangkan. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap produktivitas kebun kakao terus meningkat dan mampu mendorong kesejahteraan petani.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Rinaldi Syahputra, mengatakan pengembangan kakao akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pembinaan petani, pengelolaan lahan hingga peningkatan hasil produksi. Pemerintah juga akan memperkuat peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) agar pendampingan kepada petani berjalan lebih optimal.

"Pengembangan kakao memang menjadi salah satu program prioritas di Dinas Pertanian. Kita mulai dari petani, lahan, hingga hasil produksinya. Kami berharap PPL bisa bekerja lebih maksimal untuk memotivasi petani agar mampu mengelola dan merawat tanaman kakao dengan lebih baik," kata Rinaldi, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia menjelaskan, selain meningkatkan kapasitas petani, Distanpang juga akan mengupayakan perbaikan terhadap tanaman yang belum berproduksi optimal maupun kebun yang mengalami kerusakan. Jika diperlukan, pihaknya juga akan mengusulkan dukungan program kepada Pemerintah Aceh guna mempercepat peningkatan produktivitas kakao di Kota Sabang.

"Potensi kakao di Sabang sebenarnya cukup besar. Selama ini mungkin terkendala keterbatasan SDM dan petani, sehingga melalui kegiatan seperti ini kami ingin memotivasi mereka. Pemerintah akan terus mendukung agar petani lebih giat mengembangkan kakao," ujarnya.

Rinaldi menyebutkan, saat ini kawasan yang memiliki potensi terbesar untuk pengembangan kakao berada di wilayah Iboih, Batee Shok, dan Balohan. Ke depan, Distanpang juga berencana memperluas pengembangan ke wilayah lain yang memiliki potensi serupa.

Selain memperluas areal pengembangan, pemerintah juga akan terus meningkatkan pendampingan kepada petani melalui PPL serta menyiapkan berbagai bantuan sesuai kemampuan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Sabang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....