BMKG Ingatan Potensi Cuaca Ekstrim di Sejumlah Wilayah Aceh
- 04 Jul 2026 15:35 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Aceh memperkirakan cuaca ekstrim masih terjadi hingga 2 hari mendatang di beberapa wilayah Aceh. Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terkait kondisi cuaca yang mudah berubah-ubah dalam beberapa hari terakhir.
Dedi Ardana, Prakirawan BMKG Aceh mengatakan, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang hari ini tersebar di Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Banda Aceh, Bireun, Gayo Lues, Pidie dan Sabang.
“Sedangkan wilayah yang dilanda cuaca ekstrim 2 hari mendatang, mencakup Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya dan Subulussalam,” jelas Dedi, Sabtu, 4 Juli 2026.
Dedi juga menjelaskan, masyarakat wilayah Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang dalam 2 hari terkahir, diminta untuk mewaspadai terjadi angin kencang, yang berakibat meningkatnya terjadi gelombang laut setinggi 1,25-2,5 meter. Prediksi ini diperkirakan terjadi pada 3-5 Juli 2026.
“Terpantau aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin di Selat Malaka Sebelah Utara Aceh. Selain itu, adanya daerah belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif,” tambahnya.
Selain itu, kata Dedi, Suhu muka laut yang hangat di Perairan Barat dan Selatan Sumatera juga berpotensi meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer. Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.
Ia menghimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan daerah yang rawan terjadi banjir serta tanah longsor, agar selalu waspada untuk menghindari potensi bencana hidrometerologi yang dapat terjadi akibat curah hujan yang tinggi.
Cuaca ekstrem, seperti hujan deras dan angin kencang, dapat membawa dampak serius bagi kehidupan dan infrastruktur. Oleh sebab itu, penting untuk selalu siaga dan mempersiapkan diri saat cuaca buruk diperkirakan akan datang.
“Masyarakat diminta untuk terus memantau situasi perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Untuk menghindari kondisi perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dan waspada dalam melakukan aktivitas di luar rumah,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....