Gelombang Laut Capai Empat Meter, Nelayan Diminta Waspada

  • 07 Agt 2026 06:45 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan ringan, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah Kota Sabang. Kondisi cuaca diprakirakan didominasi hujan ringan pada pagi hari, kemudian berawan hingga berawan tebal pada siang, malam, dan dini hari.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, mengatakan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi aktivitas di perairan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan gelombang tinggi. Bagi nelayan maupun operator kapal, pastikan selalu memantau informasi cuaca terbaru sebelum melakukan pelayaran," kata Teguh Suprapto, Kamis 06 Agustus 2026.

BMKG memprakirakan suhu udara di Sabang berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 72 hingga 91 persen. Kecepatan angin diperkirakan sekitar 35 kilometer per jam, sehingga berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di perairan sekitar Sabang.

Teguh menjelaskan, untuk perairan Sabang–Banda Aceh cuaca diprakirakan berawan tebal dengan arah angin bertiup dari barat daya hingga barat berkecepatan 15 hingga 25 knot. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter atau berada pada kategori tinggi sehingga perlu menjadi perhatian seluruh pengguna jasa pelayaran.

"Gelombang di perairan Sabang–Banda Aceh masih berada pada kategori tinggi. Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas di laut dengan kondisi cuaca demi mengutamakan keselamatan," ujarnya.

BMKG juga memprakirakan air laut surut pada pukul 10.00–11.00 WIB dan 22.00–23.00 WIB, sedangkan pasang naik diperkirakan terjadi pada pukul 04.00–05.00 WIB serta 16.00–18.00 WIB. BMKG mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi cuaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....