Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Gampong Cot Bau Kota Sabang

  • 06 Jun 2026 13:41 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Angin kencang melanda wilayah Jurong Dapu Bata, Gampong Cot Bau, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Jumat siang sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin berintensitas tinggi.

Rumah yang terdampak diketahui milik Sulaiman (56), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jurong Dapu Bata, Gampong Cot Bau. Kerusakan terjadi pada bagian atap rumah sehingga mengganggu kondisi bangunan tempat tinggal tersebut.

Kapolsek Sukajaya IPTU Samsuri mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus melakukan pengecekan awal terhadap dampak kejadian.

"Personel Polsek Sukajaya bersama Bhabinkamtibmas Gampong Cot Bau turut melakukan pengamanan lokasi. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari warga sekitar guna melengkapi data terkait peristiwa tersebut," terang Iptu Samsuri, Sabtu 6 Juni 2026.

Kapolsek Sukajaya Iptu Samsuri memonitor lokasi kejadian atap rumah terdampak angin kencang. (Foto: RRI/RA)

Dari hasil pendataan yang dilakukan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian material akibat kerusakan rumah diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta.

IPTU Samsuri menjelaskan kejadian tersebut diduga disebabkan oleh faktor alam berupa angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba. Kondisi itu membuat bangunan dengan konstruksi ringan tidak mampu menahan kuatnya terpaan angin.

"Cuaca yang tidak menentu berpotensi menimbulkan kejadian serupa di wilayah lain. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang," Imbau ya.

Untuk penanganan lanjutan, Polsek Sukajaya akan berkoordinasi dengan BPBD dan perangkat gampong setempat. Masyarakat juga diimbau untuk memeriksa kondisi rumah masing-masing guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....