Distrik Navigasi Sabang Imbau Pelayaran Waspada Cuaca Buruk
- 13 Mei 2026 23:11 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang, Dr. Capt. Tohara menginstruksikan Stasiun Radio Pantai untuk segera menyiarkan informasi peringatan dini cuaca maritim kepada seluruh pengguna jasa pelayaran dan masyarakat maritim di wilayah perairan Aceh. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi peringatan dini cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.
"Penyebarluasan informasi cuaca dan tinggi gelombang penting kita lakukan guna meningkatkan kewaspadaan para nakhoda serta pengguna transportasi laut terhadap potensi cuaca buruk di sejumlah perairan Aceh. Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu," ucap Capt. Tohara, Rabu 13 Mei 2026.
Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca di wilayah Aceh saat ini dipengaruhi oleh adanya belokan angin dan konvergensi, serta suhu muka laut yang hangat sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Sementara pola angin di wilayah perairan Aceh umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 30 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Sabang–Banda Aceh serta Perairan Aceh Besar hingga Meulaboh. Kondisi ini turut memengaruhi tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan yang menjadi jalur aktivitas pelayaran masyarakat maupun kapal logistik," terangnya lagi.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di Perairan Aceh Singkil–Pulo Banyak dan Perairan Aceh Barat Daya–Simeulue. Sementara gelombang lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter, berpotensi terjadi di Perairan Sabang–Banda Aceh, Perairan Selatan Simeulue, serta Perairan Aceh Besar–Meulaboh.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang mengimbau seluruh nakhoda kapal dan pengguna jasa pelayaran agar terus memantau perkembangan informasi cuaca sebelum berlayar. Selain itu, para pelaku pelayaran diminta mengutamakan faktor keselamatan dan memastikan kelengkapan alat keselamatan di kapal guna mengantisipasi risiko yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....