Rakerwil I HIMPAUDI Aceh di Sabang Perkuat Komitmen Majukan PAUD
- 01 Mei 2026 19:02 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang- Kota Sabang menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Provinsi Aceh yang berlangsung selama tiga hari, 1 hingga 3 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran organisasi profesi PAUD dalam menyusun langkah strategis demi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Aceh.
Rakerwil I HIMPAUDI Aceh secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PP HIMPAUDI Pusat, Dr. Betti Nuraini, M.M. Pembukaan kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri 100 peserta. Adapun peserta merupakan perwakilan dari 19 kabupaten/kota se-Aceh yang menunjukkan komitmen kuat seluruh pengurus dalam memajukan layanan pendidikan anak usia dini yang lebih profesional dan berkualitas.
Ketua HIMPAUDI Kota Sabang, Cut Novayanti, yang juga bertindak sebagai panitia pelaksana kegiatan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Sabang sebagai lokasi pelaksanaan Rakerwil perdana tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar dalam menyukseskan agenda strategis organisasi.
“Rakerwil I HIMPAUDI Aceh bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga wadah penting untuk memperkuat sinergi antar pengurus daerah, menyatukan visi, serta merumuskan program kerja yang mampu menjawab tantangan pendidikan anak usia dini di berbagai wilayah Aceh. Sabang diharapkan menjadi titik lahirnya gagasan besar bagi kemajuan PAUD di Tanah Rencong,” ujar Novayanti, Jumat 1 Mei 2026
Sementara itu, Ketua HIMPAUDI Provinsi Aceh, Yulia Sari, dalam sambutannya menjelaskan HIMPAUDI merupakan organisasi profesi yang mewadahi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD di seluruh Indonesia, dengan kepengurusan di 34 provinsi dan berpusat di Jakarta. Di Aceh sendiri, HIMPAUDI telah hadir di 23 kabupaten/kota dengan anggota yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pengelola PAUD, kepala sekolah, guru, akademisi, praktisi hingga pemerhati pendidikan anak usia dini.
“Saat ini HIMPAUDI dari tingkat pusat hingga daerah terus memperjuangkan aspirasi kesetaraan dan kesejahteraan guru PAUD yang dinilai masih jauh dari harapan, khususnya bagi para guru di wilayah pelosok Aceh. Kami berharap revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Guru dan Dosen nantinya mampu membawa perubahan nyata terhadap nasib guru PAUD di masa mendatang,” harap Yulia.
Menurutnya, Rakerwil merupakan forum penting untuk membahas rincian program kerja wilayah sebagai turunan dari garis-garis besar kebijakan organisasi. Kehadiran pengurus dari 19 kabupaten/kota di Sabang, meski beberapa daerah belum dapat hadir, menjadi bukti semangat kolektif dalam memperkuat komitmen bersama untuk memajukan pendidikan anak usia dini di Aceh secara merata dan berkelanjutan.
Melalui Rakerwil I ini, HIMPAUDI Aceh berharap lahir berbagai keputusan strategis, program berkualitas, serta penguatan solidaritas organisasi dalam memperjuangkan pendidikan anak usia dini yang berdaya saing. Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kota Sabang atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan, dengan harapan Sabang tercatat sebagai saksi sejarah lahirnya langkah besar bagi kemajuan HIMPAUDI dan PAUD Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....