BMKG Deteksi 34 Titik Panas di Aceh, Aceh Timur Mendominasi
- 25 Apr 2026 09:06 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh kembali mendeteksi puluhan titik panas di Aceh. Berdasarkan hasil pantauan Sensor MODIS Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, dan NOAA20/VIIRS yang dilakukan tanggal 24 April 2026 pukul 00.00-23.00 WIB.
Plt Kepala BMKG Aceh, Anang Arianto dalam laporan resmi yang diterima RRI, Sabtu (25 April 2026), menjelaskan prediksi hotspot di Aceh harus diwaspadai oleh masyarakat. Terdapat 34 titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang yang tersebar di wilayah Aceh.
“Ada 34 titik panas yang terdeteksi dalam 24 jam terakhir, yang didominasi di wilayah Aceh Timur. 15 titik terdeteksi di Kecamatan Peunaron, Peureulak dan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur. 7 titik lainnya masing-masing terdeteksi di Kabupaten Aceh Utara,” ungkap Anang Arianto.
Ia menambahkan, sebaran titik panas lainnya terdapat di Lhokseumawe sebanyak 4 titik, Aceh Tenggara, Aceh Tamian dan Aceh Singkil masing-masing 2 titik. Sedangkan 1 titik panas lainnya, masing-masing terdapat di Bireun dan Aceh Jaya.
Menurutnya, tingkat kepercayaan hotspot berada pada 3 level, zona hijau (rendah), zona kuning (sedang atau siaga) dan zona merah (tinggi). Jika titik panas yang muncul sudah berwarna merah (sangat tinggi/tinggi), menandakan potensi kebakaran bahaya atau cukup tinggi. Anang menjelaskan, perkirakan titik panas berwarna merah sudah berupa titik api.
Memasuki musim kemarau, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Diperlukan kewaspadaan bagi masyarakat untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta berhati-hati dalam penggunaan api, hindari membuang puntung rokok dan hindari membakar sampah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Aceh,” jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....