BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter Berpotensi rdi Perairan Aceh 10-13 September

  • 10 Sep 2026 12:21 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah perairan Aceh berpotensi dilanda gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4 meter pada 10-13 September 2026. Wilayah tersebut meliputi Perairan Aceh Besar–Meulaboh, Perairan Aceh Singkil–Pulau Banyak serta Perairan Selatan Simeulue.

Selain gelombang tinggi, BMKG juga memprediksi gelombang dengan kategori sedang, yakni berkisar 1,25 hingga 2,5 meter, terjadi di sejumlah perairan lainnya. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi di Perairan Sabang–Banda Aceh dan Perairan Aceh Barat Daya–Simeulue.

Prakirawan BMKG Aceh, Niza Andria, mengatakan kondisi gelombang tinggi di sebagian wilayah perairan Aceh dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer dan dinamika laut.

Menurutnya, saat ini terdapat aktivitas Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin, disertai adanya daerah belokan angin dan konvergensi. Kondisi tersebut dapat mendukung peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Aceh.

Selain faktor atmosfer, kondisi suhu muka laut juga turut berpengaruh. Suhu muka laut yang relatif hangat di Samudra Hindia Barat Sumatera dan perairan timur Aceh berpotensi meningkatkan proses penguapan. Kondisi ini kemudian dapat menambah kandungan uap air di atmosfer dan mendukung terbentuknya cuaca yang lebih aktif.

“Pola angin di wilayah Aceh secara umum diperkirakan bergerak dari arah selatan hingga barat daya, dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 30 knot,” kata Niza, Kamis 10 september 2026.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Perairan Aceh Besar–Meulaboh dan Perairan Sabang–Banda Aceh. Kondisi angin tersebut turut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kondisi gelombang di perairan.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, pelaku pelayaran, serta penyedia jasa transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi selama periode tersebut. Masyarakat yang beraktivitas di laut diminta selalu memperhatikan informasi dan peringatan cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG serta mengutamakan keselamatan selama berlayar maupun melaut.

BMKG juga mengingatkan agar aktivitas pelayaran disesuaikan dengan kondisi cuaca dan gelombang di masing-masing wilayah perairan guna menghindari risiko kecelakaan maupun gangguan keselamatan akibat kondisi laut yang memburuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....