Disperindagkop Sabang Sebut Harga Daging Ayam dan Sapi Masih Stabil

  • 23 Apr 2026 06:14 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Harga daging ayam dan daging sapi di Kota Sabang terpantau stabil dalam beberapa waktu terakhir berdasarkan hasil pemantauan harian di pasar tradisional.

Untuk komoditas daging ayam ras karkas, harga saat ini berada di kisaran Rp33.000 per kilogram. Sementara itu, ayam kampung utuh dijual sekitar Rp80.000 per ekor. Di sisi lain, harga daging sapi masih bertahan pada harga Rp160.000 per kilogram untuk paha belakang dan paha depan, serta Rp60.000 per kilogram untuk tetelan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Sabang melalui Kabid Perdagangan, Muhammad Nasir, mengatakan pemantauan harga dilakukan setiap hari oleh petugas di pasar induk kota Sabang. Pemantauan ini mencakup seluruh kebutuhan bahan pokok masyarakat termasuk juga komoditas daging.

“Kami setiap hari memantau harga di pasar. Petugas kami ada di lapangan untuk mencatat perkembangan harga, baik bahan pokok maupun komoditas seperti daging sapi dan ayam. Data tersebut kemudian kami input dan laporkan ke Kementerian Perdagangan,” ujar Muhammad Nasir kepada Wartawan Rabu 23 April 2026.

Ia menjelaskan, stabilnya harga saat ini menunjukkan pasokan barang di pasar masih dalam kondisi aman. Distribusi dari daerah pemasok utama, seperti Banda Aceh, juga berjalan lancar sehingga tidak terjadi gangguan yang berdampak pada lonjakan harga.

Meski demikian, kondisi di tingkat pedagang menunjukkan adanya penurunan daya beli masyarakat. Deni, salah seorang pedagang ayam mengaku harga ayam relatif tidak mengalami perubahan dalam beberapa waktu terakhir.

“Harga ayam sekarang masih stabil, tidak ada penurunan. Pasokan biasanya dari Banda Aceh. Kalau disana tersedia, di Sabang juga aman. Cuma memang sekarang pembeli agak sepi,” katanya.

Hal serupa disampaikan Samsuar, pedagang daging sapi di Pasar Sabang. Ia menyebut harga daging sapi masih bertahan di angka Rp160.000 per kilogram dan belum mengalami perubahan.

“Harga daging sapi masih tetap, belum ada kenaikan atau penurunan. Daging didatangkan dari Banda Aceh,” ujarnya.

Samsuar juga mengakui bahwa daya beli masyarakat cenderung menurun dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini berdampak pada jumlah penjualan yang tidak sebesar sebelumnya.

“Kalau pembeli memang agak berkurang. Walaupun harga stabil, tapi daya beli masyarakat menurun,” katanya.

Secara umum, stabilnya harga daging ayam dan daging sapi di Sabang mencerminkan kondisi pasokan yang masih mencukupi. Kendati demikian, tren penurunan daya beli menjadi perhatian tersendiri terutama bagi para pedagang di pasar.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan harga secara rutin untuk memastikan kestabilan tetap terjaga. Upaya ini juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga, terutama menjelang momen tertentu yang biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....