Semarak Maulid, Daya Beli Masyarakat Sabang Meningkat

  • 25 Agt 2026 16:29 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Daya beli masyarakat di Kota Sabang mulai meningkat menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M. Lonjakan permintaan kebutuhan dapur untuk persiapan tradisi perayaan tersebut turut mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama kelompok cabai.

Pedagang di Pasar Rakyat Sabang, Rizal, mengungkapkan peningkatan aktivitas belanja masyarakat mulai terlihat signifikan dalam dua hari terakhir.

“Daya beli masyarakat dalam dua hari ini meningkat seiring tingginya kebutuhan menyambut bulan Maulid,” ujar Rizal saat ditemui di Pasar Rakyat Sabang, Selasa 25 Agustus 2026.

Rizal menjelaskan, kenaikan harga paling tajam terjadi pada komoditas cabai rawit yang melambung ke angka Rp60.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Sementara cabai merah naik menjadi Rp45.000 dari Rp35.000 per kilogram, dan cabai hijau menyusul naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga meluas ke bahan pangan lain. Telur ayam ras naik dari Rp52.000 menjadi Rp55.000 per lempeng, serta kacang tanah naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Kendati demikian, tidak semua komoditas melonjak. Harga tomat justru turun drastis dari Rp20.000 menjadi Rp14.000 per kilogram. Adapun bawang merah, bawang putih, kentang, beras, dan minyak goreng terpantau stabil.

Kenaikan harga komoditas utama ini langsung menguras dompet konsumen, terutama para pelaku usaha kuliner rumahan.

Yati, salah seorang pembeli di Pasar Rakyat Sabang yang juga mengelola usaha homemade, mengaku terpukul dengan melonjaknya harga cabai rawit.

“Kalau tiba-tiba naik tentu kami bingung. Penjualan dagangan kami saat ini sedang sepi, sementara kebutuhan memasak di rumah dan bahan baku usaha justru meningkat,” keluh Yati.

Fenomena ini menunjukkan bahwa momentum peringatan Maulid memang menggerakkan roda ekonomi pedagang pasar, tetapi di sisi lain memberikan tekanan finansial bagi pembeli dan pelaku UMKM. Masyarakat berharap pasokan barang tetap terjaga agar lonjakan harga tidak semakin melambung tinggi hingga puncak perayaan nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....