Krisis BBM Hambat Aktivitas Wisata Bahari Iboih, Pelaku Wisata Minta Respons Cepat

  • 05 Apr 2026 04:37 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Aktivitas wisata bahari di kawasan Iboih, Kota Sabang, terancam terhenti akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam dua hari terakhir. Kondisi ini berdampak langsung pada operasional boat wisata yang melayani perjalanan ke Pulau Rubiah dan sekitarnya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Gampong Iboih, Tarmizi, menyampaikan bahwa pasokan BBM untuk pelaku wisata saat ini sudah tidak tersedia. Ia mengaku sebelumnya pengambilan BBM masih bisa dilakukan dengan rekomendasi dari keuchik dan ketua pokdarwis setempat, namun kini mekanisme tersebut tidak lagi berlaku.

“Dua hari belakangan, pelaku wisata sudah tidak bisa mendapatkan minyak, khususnya untuk boat wisata dari Iboih ke Pulau Rubiah. Sekarang sudah tidak ada lagi minyak karena memang stoknya menipis,” ujar Tarmizi, Minggu 5 April 2026.

Ia menambahkan, kondisi tersebut telah dikomunikasikan dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan instansi terkait. Namun hingga saat ini, pihaknya masih menantikan kejelasan serta respons dari dinas terkait terkait solusi atas permasalahan tersebut.

Tarmizi juga mengungkapkan bahwa keterbatasan BBM tidak hanya berdampak pada satu jenis layanan, tetapi hampir seluruh armada wisata seperti boat dolphin, diving, snorkeling, hingga aquarium boat. Ia menegaskan bahwa stok yang tersisa hanya cukup untuk sementara waktu dan diperkirakan segera habis.

“Kalau tidak ada minyak dalam dua hari ini, maka seluruh boat wisata akan terhambat operasinya. Bahkan untuk satu kali perjalanan boat dolphin saja membutuhkan sekitar dua jerigen, sehingga sangat tidak memungkinkan jika harus membeli secara eceran,” jelasnya.

Tarmizi berharap adanya respons cepat dari pihak terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Pariwisata, agar persoalan ini segera ditangani. Ia mengingatkan bahwa kelancaran operasional wisata sangat penting demi menjaga kenyamanan wisatawan yang datang ke Sabang agar tidak kecewa.

Respon Pertamina: Stok BBM di Sabang Aman

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) merespon persoalan yang dialami oleh pelaku wisata bahari di Sabang. Perusahaan plat merah itu memastikan penyaluran energi kepada masyarakat di wilayah Sabang berjalan sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh pemerintah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyaluran BBM yang dilakukan sudah sesuai dengan penyesuaian regulasi dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

"Berdasarkan ketentuan terbaru, pembelian BBM untuk keperluan selain kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan surat rekomendasi dari dinas terkait melalui aplikasi XStar. Ketentuan ini bersifat mengikat bagi seluruh penyalur, sehingga termasuk Pertamina Patra Niaga tidak dapat melayani pembelian tanpa rekomendasi yang sah," kata Fahrougi.

Kondisi salah satu SPBU di Kota Sabang yang berada di Cot Ba'u Kecamatan Sukajaya

Menurutnya, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Daerah setempat terus melaksanakan sosialisasi kepada para pelaku usaha, termasuk pelayanan wisata untuk segera mengurus surat rekomendasi ke Dinas terkait melalui aplikasi XStar agar proses pembelian BBM dapat berjalan lancar.

"Ketersediaan stok BBM di Sabang dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Sabang dan dinas teknis terkait untuk membantu mempercepat proses penerbitan rekomendasi serta pendampingan teknis penggunaan aplikasi XStar," ujarnya.

Pertamina Patra Niaga membuka saluran komunikasi bagi para pelaku wisata yang mengalami kendala, melalui Pertamina Contact Center 135 atau dengan mendatangi langsung lembaga penyalur resmi terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....