Wilayah Barat Selatan Aceh Dilanda Cuaca Ekstrem Malam Ini

  • 02 Apr 2026 20:46 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Meski beberapa wilayah di Aceh memasuki musim kemarau, lintas barat selatan Aceh malam ini berpotensi dilanda cuaca ekstrim. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi, Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang hingga ke pukul 23.38 WIB di wilayah tersebut.

Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai potensi banjir, tanah longsor, angin kencang dan bencana lainnya, akibat hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi dengan durasi lama. Hal ini disampaikan Plt Kepala BMKG Aceh, Anang Arianto, dalam laporan resmi yang diterima RRI, Kamis 2 April 2026.

“Potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang hari ini diprediksi terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya dan Aceh Jaya” ujar Anang Arianto.

Kondisi tersebut juga meluas ke wilayah Aceh Besar, Aceh Tenggara dan Pidie. Dampak cuaca ekstrim ini juga terjadi di wilayah Aceh Tenggara, Gayo Lues, Nagan Raya, Subulussalam dan wilayah sekitarnya.

BMKG memperkirakan, terdapat Gelombang Equatorial Rossby dan MJO yang aktif secara spasial, serta terdapat belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan Barat dan Timur Aceh dapat meningkatkan penambahan massa uap air, beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.

“Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, nelayan dan operator kapal untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebelum melaut,” jelas Anang Arianto.

Masyarakat diminta rutin memantau informasi resmi dari BMKG melalui aplikasi dan media sosial. Selain itu, langkah mitigasi seperti menjaga kebersihan saluran drainase dan tidak membuang sampah sembarangan diharapkan dapat mengurangi dampak genangan air.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di lereng pegunungan dan aliran sungai agar mewaspadai terjadinya banjir dan tanah longsor. Waspada Bencana Hydrometerologi yang memungkinkan terjadi jika terdapat peningkatan curah hujan dalam beberapa hari kedepan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....