Taman Hutan Sabang Tawarkan Panorama Laut di Kawasan Nol Kilometer
- 25 Feb 2026 04:38 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang- Taman Hutan Sabang menawarkan pengalaman wisata alam yang memadukan panorama laut dan rimbunnya pepohonan di kawasan Tugu Nol Kilometer Indonesia. Berada tepat di sisi kiri ikon wisata nasional tersebut, taman ini menjadi ruang singgah bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam terbuka dengan latar laut lepas.
Kawasan taman dikelilingi pepohonan besar yang memberi kesejukan bagi pengunjung. Sebuah jembatan pejalan kaki dibangun menghubungkan area taman dan mengarah ke tepian laut, memungkinkan wisatawan menikmati pemandangan hutan sekaligus riak ombak Samudra Hindia.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Harry Susethia mengatakan, Taman Hutan Sabang dirancang sebagai ruang santai bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Nol Kilometer Indonesia. Dari jembatan yang tersedia, pengunjung dapat menikmati pemandangan hutan dan laut secara bersamaan.
“Taman hutan ini kami rancang agar wisatawan bisa menikmati suasana Nol Kilometer dengan lebih santai. Dari jembatan, pengunjung dapat melihat hutan, laut Sabang, sekaligus menikmati aktivitas wisata di sekitarnya,” kata Harry, Selasa 24 Februari 2026.
Taman Hutan Sabang juga dikenal sebagai lokasi favorit bagi fotografer dan wisatawan. Panorama hijau yang berpadu dengan birunya laut, serta bangku-bangku santai di ujung jembatan, menjadikan kawasan ini tempat untuk beristirahat dan menikmati suasana alam. Dari lokasi tersebut, pengunjung dapat menyaksikan perubahan cahaya pagi hingga senja.
Jarak taman ini hanya sekitar 50 meter dari Tugu Nol Kilometer Indonesia. Akses yang mudah membuat taman ini kerap dikunjungi wisatawan yang datang ke titik paling barat Indonesia.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Murdiana menyebutkan, Sabang memiliki potensi besar pada sektor wisata bahari dan destinasi heritage di Pulau Weh.
“Selain wisata bahari, destinasi heritage juga menjadi kekuatan Sabang. Dengan Tugu Nol Kilometer sebagai ikon, kawasan ini perlu terus dijaga dan dikembangkan agar tetap menarik bagi wisatawan,” ujarnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....