Wisata Kota Tua Sabang Dikembangkan sebagai Destinasi Sejarah
- 25 Feb 2026 03:10 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang- Kawasan kota tua di Kota Sabang mulai diproyeksikan sebagai destinasi wisata sejarah yang menguatkan identitas lokal di tengah perkembangan kota. Sejumlah bangunan peninggalan masa kolonial hingga jejak pertahanan Jepang masih berdiri dan menjadi saksi perjalanan panjang kota paling barat Indonesia tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Harry Susethia mengatakan pengembangan wisata kota tua merupakan bagian dari strategi pelestarian sejarah dan penguatan identitas lokal di tengah arus modernisasi yang terus berkembang. Upaya ini juga diarahkan untuk memperkaya pilihan wisata tematik dan edukasi di Kota Sabang.
“Kota tua Sabang tidak hanya menyimpan nilai sejarah tetapi juga menjadi ruang edukatif bagi generasi muda dan wisatawan untuk memahami perjalanan panjang kota ini,” ujar Harry Susethia Selasa 24 February 2026.
Tambahnya, kawasan kota tua memiliki nilai penting sebagai ruang pembelajaran sejarah bagi generasi muda dan wisatawan. Melalui pendekatan pelestarian, pemerintah berupaya menghadirkan kembali cerita masa lalu dalam konteks kekinian yang tetap fungsional.
Revitalisasi kawasan tersebut dirancang secara bertahap dengan memperhatikan karakter dan nilai historis setiap bangunan lama. Beberapa aset peninggalan kolonial direncanakan difungsikan sebagai galeri Sejarah dan pusat informasi wisata serta ruang kreatif bagi masyarakat.
“Kami ingin kota tua ini hidup kembali sebagai ruang publik yang produktif tanpa kehilangan jati dirinya,” kata Harry.
Kawasan kota tua Sabang mencakup sejumlah titik bersejarah, antara lain Gedung Eks Kantor Pos dan Telegraf, benteng peninggalan Jepang di kawasan Kota Atas, hingga dermaga tua yang pada masa penjajahan berperan sebagai jalur utama logistik dan militer. Saat ini, area tersebut masih menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat.
Pemerintah Kota Sabang juga membuka ruang kolaborasi dengan komunitas sejarah dan pegiat budaya lokal. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menggali narasi-narasi lokal yang dapat memperkaya pengalaman wisata sejarah bagi pengunjung.
Sejalan dengan meningkatnya minat wisatawan terhadap wisata berbasis edukasi dan budaya, kawasan kota tua diharapkan menjadi daya tarik baru. Pengembangan ini diproyeksikan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berpijak pada pelestarian sejarah dan budaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....