Orientasi Akhirat, Prioritas Orang Beriman
- 14 Mar 2026 15:45 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID – Sabang : Dalam sebuah ayat Allah SWT berfirman yang artinya “Dan sekiranya jika bukan karena karunia hidayah yang Allah SWT berikan kepada kita niscaya kita tidak akan mendapati diri kita berada dalam koridor syariat dan ridho Allah SWT”. Potongan ayat tersebut disampaikan Tgk. Ilham Rahmadi selaku Humas dan Dakwah Pesantren Sulaimaniyah Sabang dalam program Kalam Ramadan RRI Sabang.
“Sungguh kita akan mengikuti tipu daya nafsu dari iblis/syaiton. Maka karena karunia hidayah yang diberikan oleh Allah SWT berikan kepada kita, maka kita akan mendapati diri kita selalu berada dalam ridha Allah SWT,” ujarnya Selasa, 10 Maret 2026.
Tgk. Ilham menuturkan orang-orang yang beriman adalah orang-orang yang cerdas, yang paling mengetahui visi dan misi serta tujuan mereka untuk hidup di alam dunia yang fana ini. Orientasi mereka adalah akhirat, sehingga Alqur’an sunnah yang telah rasulullah SAW tinggalkan kepada umatnya dijadikan sebagai permata, pedoman dan pijakan yang digunakan dalam menjalani kehidupan dari semua segi aspek sosial, ibadah dan yang lainnya.
“Maka orang-orang yang beriman adalah mereka yang paling paham betul untuk menggunakan segala fasilitas anugerah, nikmat, rezeki, harta benda, kekayaan yang telah Allah anugerahkan dan titipkan kepada mereka untuk terus mendekatkan diri pada Allah, dan mereka tidak lupa atas nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada mereka, mereka jadikan itu sebagai sarana untuk terus meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT,” kata Tgk. Ilham.
Bahwasanya dunia ini adalah tempat untuk meninggal dan akhiratlah yang kekal abadi nanti tempat untuk hidup selama-lamanya. “Maka oleh karena itu orang-orag yang beriman yang Allah titipkan cahaya keimanan pada hati mereka, orang-orang yang selalu berada dalam lingkup yang mendekatkannya kepada Allah SWT, maka sudah sepatutnya kita berusaha berikhtiar dan bersungguh-sungguh untuk menjaga cahaya keimanan yang telah Allah anugerahkan kepada kita, karena itu satu-satunya cara dan ruang yang dapat mengantarkan kita kepada ridha Allah SWT rahmat dan surganya Allah di akhirat kelak adalah dengan mengimani sesuatu yang telah Allah perintahkan dalam ajaran agama ini,” tambahnya.
Tgk. Ilham juga menyampaikan paling sedikit 17 rakaat shalat 5 waktu yang telah Allah wajibkan kepada hambanya harus dijalani sepenuh hati setiap waktunya. “Dalam do’a iftitah kita selalu menunjukkan memaparkan kesetiaan kita menyampaikan kepad Allah SWT bahwasanya shalat kita, ibadah kita dan pengorbanan kita kepada Allah SWT semata. Sepatutnya kita menjaga nilai cahaya keimanan yang telah diberikan kepada kita tersebut dengan terus menambahkan nilai u’budiyah kita kepda Allah SWT, menjauhi larangan-larangan yang telah Allah syariatkan dan menjaga wasilah yang diberikan oleh Allah SWT serta terus mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat nanti,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....