Ramadan Jadi Momentum Dekat dengan Keluarga

  • 03 Mar 2026 13:34 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Bulan Ramadan sering kali hanya dimaknai sebagai ritual ibadah menahan lapar dan dahaga. Namun, di balik itu, Ramadan menyimpan potensi besar sebagai sarana bagi orang tua untuk memperbaiki pola asuh dan mempererat ikatan emosional dengan anak.

Konselor Puspaga Kota Banda Aceh, Lisdayani, M.Psi, mengatakan bahwa Ramadan merupakan saat yang tepat untuk memaksimalkan waktu di dalam rumah bersama keluarga dan meminimalisir kegiatan di luar.

“Misalnya memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa, sebaiknya digunakan untuk berkumpul. Di saat itulah kedekatan dan komunikasi yang efektif terjalin antara anak dan orang tua. Orang tua bisa melibatkan anak dalam pengambilan Keputusan, seperti menentukan menu berbuka atau mau tarawih dimana nantinya,” uajrnya dalam dialog bersama Pro 1 Banda Aceh, Senin 9 Februari 2026.

Beberapa nilai-nilai Pendidikan Karakter dan Spiritual yang dapat diterapkan selama Ramadan berupa Latihan kesabaran dan empati untuk melatih dalam mengelola ego dan emosi. Kemudian pengendalian diri, kepekaan sosial melalui infak dan sedekah, serta memperdalam ketauhidan dengan menanamkanpada anak bahwa puasa dilakukan karena perintah Allah SWT, sehingga ketaatan muncul dari kesadaran diri, bukan sekadar ikut-ikutan.

Bagi orang tua, agar lebih dapat membangun kedekatan dengan anggota keluarga selama Ramadan, ada beberapa tips, seperti:

  • Libatkan anak: Ajarkan tanggung jawab sesuai usia sejak dini. Misalnya, anak laki-laki membantu menyapu rumah dan anak perempuan membantu memasak di dapur.
  • Food Preparation: Bagi orang tua yang sibuk bekerja, disarankan melakukan persiapan makanan (food prep) agar waktu tidak habis hanya untuk urusan dapur dan tetap memiliki energi untuk berinteraksi dengan anak.
  • Pendekatan Psikologis: Gunakan pendekatan psikologis dan dialogis agar anak-anak tidak tertekan dan merasa aman untuk terbuka dengan orang tuanya.

Orang tua harus senantiasa merujuk pada teladan Nabi Muhammad saw. dalam memperlakukan keluarga dengan penuh kasih sayang namun tetap tegas dalam pendidikan agama. Diharapkan, Kebiasaan baik yang diterapkan dalam bulan Ramadan dapat menjadi gaya hidup permanen setelah Ramadan usai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....