Keberkahan Al-qur’an Membentuk Karakter Pemuda
- 01 Mar 2026 17:57 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Pemuda merupakan harapan sekaligus penentu arah masa depan bangsa. Pada fase ini dengan semangat yang membara, pencarian jati diri dan penuh energi, maka dari itu pemuda membutuhkan pedoman hidup yang kokoh agar tidak mudah tergoyahkan oleh arus zaman yang semakin deras.
Al-Qur’an tidak hanya sekedar kitab yang di baca dan mendapatkan pahala tetapi juga dapat menjadi pedoman hidup manusia agar tidak salah jalan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an seperti disiplin, sabar, jujur, tanggung jawab dan kerja keras dapat menjadi fondasi bagi pemuda dalam membentuk karakter, ketika pemuda menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, maka pemuda tersebut akan cerdas secara intelektual dan matang secara emosional dan spiritual, dapat membedakan yang mana yang benar dan yang salah serta mempunyai prinsip dalam mengambil keputusan.
Albina Arahman, M.T selaku Ketua BKPMRI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Kota Sabang mengatakan, usia muda adalah usia yang terbaik dan apapun yang dikerjakan termasuk ibadah akan dikerjakan dengan maksimal pula. “Ibadah yang dikerjakan ketika masih muda kita mengerjakannya dengan maksimal baik rukunnya, tata caranya, kita akan lakukan dengan kemampuan kita yang masih berusia muda dan energi yang luar biasa, kalau masa muda terlewatkan tidak maksimal maka secara otomatis kualitas ibadah kita tidak sempurna”, ujarnya dalam perbincangan bersama RRI, Selasa 24 Februari 2026.
Dikatakannya, Allah SWT akan memberikan jaminan kepada pemuda yang hatinya terpaut dengan Al-Qur’an, masjid dan ibadah maka di hari akhir akan diberikan naungan dan kasih sayang di hari kiamat. “Orang-orang atau pemuda yang hatinya dekat dengan Al-Qur’an, maka Al-Qur’an ini nantinya akan menjadi penolong kita, jangankan di hari akhir didalam kubur pun Al-Qur’an akan bersama dan menerangi kubur kita, semakin banyak kita membaca Al-Qur’an maka akan semakin keren teman didalam kubur kita”, tambahnya.
Al-Qur’an diturunkan adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia, nilai yang terkandung didalamnya seperti nilai kejujuran, kedisplinan, tanggung jawab, sabar dan kepedulian sosial tertanam kuat dalam ajarannya. Pemuda yang tumbuh dengan berpedoman pada Al-Qur’an akan terbiasa dengan selalu menjaga lisan, menghormati orang tua, sayang pada sesama dan menjauhi segala perbuatan yang buruk.
Dimasa digital saat ini, pemuda menghadapi tantangan informasi tanpa batas, krisis moral serta pergaulan bebas. Disinilah Al-Qur’an hadir sebagai petunjuk moral menjaga pemuda tetap berada dijalan yang benar, menjadi pegangan yang kuat bagi pemuda agar tidak mudah goyah oleh tren sesaat.
Generasi muda, pahamilah bahwa masa muda itu tidak akan kembali maka diusia yang masih muda dan masih produktif serta kemampuan fisiknya masih kuat dan pikiran yang sehat. Maka manfaatkanlah mengerjakan segala sesuatu dengan maksimal, khususnya dalam meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Salat yang kita kerjakan pada saat usia muda dikerjakan dengan maksimal, puasa pada waktu muda juga terlaksana dengan maksimal, bayangkan jika kita sudah berusia lanjut maka ibadah yang kita kerjakan tidak lagi maksimal, gerakan salat tidak lagi sempurna. Oleh karena itu Allah sangat mencintai pemuda-pemuda yang hatinya terpaut ibadah dan Allah juga menjamin bagi pemuda tersebut memberikan naungan dialam kubur dan di hari akhir”, tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....